Pemerintah Masih Bicarakan Langkah Pembebasan 5 WNI Sanderaan Abu Sayyaf

Yovie Wicaksono - 22 January 2020
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD. Foto : (Super Radio/Niena Suartika)

SR, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah masih membicarakan langkah-langkah untuk membebaskan lima warga negara Indonesia yang disandera kelompok pemberontak Abu Sayyaf.

“Ya kita masih bicarakanlah langkah-langkahnya, karena kita ingin menyelesaikan bukan sekedar yang 5 itu. Ini kan sudah terjadi berkali-kali, nanti yang 5 selesai, capek kita ada lagi, ada lagi,” kata Mahfud MD di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Meski begitu,  katanya, pengintaian tetap terus dilakukan antara Menteri Luar Negeri Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Malaysia dan Filipina. Namun,  ia berharap juga agar ada penyelesaian jangka panjang bukan hanya kasus per kasus.

“Tentu pengintaian terus dilakukan, sebagai kegiatan rutin dari aparat kita kerjasama kita, Kementerian Luar Negeri yang sudah melakukan kontak-kontak itu dengan Filipina dan Malaysia. Tetapi kita sebenarnya sedang berpikir penyelesaian yang jangka panjang, bukan kasus per kasus gitu,” kata Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengatakan pemerintah juga terus melakukan evaluasi. 

“Sudah pastilah. Kalau evaluasi kan berjalan dengan sendirinya. Tidak usah dijadwalkan kalau evaluasi. Rapat itu tadi kan evaluasi juga. Jadi evaluasi itu tidak perlu dijadwalkan, harus berlangsung secara otomatis dan terus-menerus,” kata Mahfud. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.