Memaknai Hari Pramuka dengan Kemah Bakti Inklusi

Yovie Wicaksono - 15 August 2022
Peserta Kemah Bakti Inklusi-1, 13 - 14 Agustus 2022. Foto : (Istimewa)

SR, Malang – Memaknai Hari Pramuka ke-61, Pemerintah Desa Turirejo, Pramuka Kwarran Lawang dan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) mengundang penyandang disabilitas dalam Kemah Bakti Inklusi-1, 13 – 14 Agustus 2022.

Even ini sekaligus mensosialisasikan rintisan Satuan Komunitas Pramuka (Sako) Inklusi pertama di Indonesia yang bertujuan mengkampanyekan inklusivitas melalui gerakan Pramuka. Khususnya Difabel Pecinta Alam (Difpala) telah terlibat aktif dalam kegiatan ini sejak dalam perencanaan.

Selain mengundang Pramuka dari SLB dan sekolah inklusi serta komunitas penyandang disabilitas, even inklusif ini juga mengundang Bupati Malang, Ketua Kwarcab Malang, Komisi Nasional Disabilitas RI, Muspika Lawang, Pramuka Kwarran Lawang, swasta, kelompok masyarakat, perguruan tinggi dan media massa.

“Untuk acara ini, Bupati Malang diwakili Asisten II. Komnas Disabilitas RI berhalangan hadir,” ujar Ketua Pembina LINKSOS, Kertaning Tyas, Minggu (14/8/2022).

Dijelaskan, tujuan Kemah Bakti Inklusi-1
Kemah Bakti Inklusi secara umum memiliki 3 (tiga) tujuan utama. Pertama untuk mengampanyekan inklusi disabilitas melalui kegiatan Pramuka.

Kedua, mempromosikan satuan komunitas Pramuka (SAKO) INKLUSI pertama di Indonesia.

Ketiga, mendorong kerjasama dengan Perhutani untuk pemanfaataan Gunung Wedon sebagai wahana bakti Pramuka.

“Pramuka dinilai akan mampu menjaga fungsi hutan dan gunung Wedon sebagai wisata alam sekaligus paru-paru kota,” tandas Kertaning Tyas.

Sekadar informasi, hadir dalam acara ini sekira 600 orang dari penggalang SD, penggalang SMP dan penegak.

120 dari total peserta tersebut adalah penyandang Disabilitas dari Difabel Pecinta Alam (Difpala), sekolah inklusi dan SLB se-Kab Malang. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.