Wamenhaj: Jemaah Haji Sekaligus Duta Akhlak RI di Mata Dunia
SR, Sidoarjo – Di dalam kabin pesawat Saudia Airlines yang dipenuhi jemaah berbalut kain ihram putih, suasana haru dan khidmat begitu terasa. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) melepas jemaah Kloter 90 asal Jember dan Situbondo, Jumat (15/5/2026).
Sebelum pesawat take off, Dahnil menyampaikan pesan Presiden bahwa jemaah haji adalah representasi wajah Indonesia yang paling nyata di Tanah Suci. Mereka bukan hanya tamu Allah, melainkan “Duta-Duta Akhlak” yang memikul misi diplomatik moral.
Dikatakan keberadaan mereka di Makkah dan Madinah akan menjadi tolok ukur dunia dalam menilai bagaimana budi pekerti dan peradaban masyarakat Nusantara yang sesungguhnya.
Menyampaikan pesan khusus dari pimpinan tertinggi negara, Dahnil menekankan pentingnya menjaga citra positif bangsa.
“Pak Presiden Prabowo Subianto menitip pesan kepada Bapak dan Ibu sekalian, jadilah duta-duta bangsa yang menunjukkan ketinggian akhlak dari masyarakat Indonesia,” tegas Dahnil di hadapan para jemaah yang menyimak dengan saksama.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap perilaku jemaah, mulai dari kesabaran saat antre hingga keramahan pada sesama, adalah diplomasi karakter.

Lebih dari sekadar perilaku individu, Presiden dengan juga menitipkan pesan tentang urgensi solidaritas sosial di tengah beratnya medan ibadah. Jemaah diminta untuk tidak egois dan selalu mengutamakan semangat persaudaraan sebagai satu bangsa yang besar.
Kekhawatiran dan harapan Presiden terhadap keselamatan jemaah pun disampaikan secara langsung melalui sang Wakil Menteri. “Beliau menyampaikan salam dan titip doa untuk Bapak, Ibu sekalian… Mudah-mudahan Bapak dan Ibu semuanya tetap sehat, menjadi haji yang mabrur, hajah yang mabruroh, selamat, dan kompak saling tolong-menolong satu dengan lainnya,”ujar Dahnil
Puncak dari pelepasan tersebut adalah momen emosional saat seluruh kabin bergemuruh dengan lantunan talbiyah dan doa bersama untuk kebaikan tanah air. Sambil memimpin doa, Dahnil mengingatkan bahwa di tempat-tempat mustajab nanti, jemaah memiliki kewajiban moral untuk mendoakan keberlangsungan bangsa.
“Titip doa untuk bangsa, negara, dan juga untuk Presiden kita. Sehat selalu untuk semuanya,” tuturnya sembari mengajak jemaah bersatu dalam spiritualitas yang nasionalis. (js/red)
Tags: ibadah haji, kloter 90, superradio.id, surabaya, wamenhaj
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





