Berawal dari Grup WA, Kini Jadi Jaringan Rental Motor Nasional
SR, Surabaya – Komunitas Rental Motor Indonesia (RMI) tumbuh dari ruang obrolan sederhana menjadi jaringan usaha lintas daerah. Perjalanan ini bermula dari kebutuhan pelaku usaha kecil untuk saling terhubung dan berbagi pengalaman.
RMI pertama kali terbentuk pada tahun 2016 melalui grup WhatsApp lintas kota. Dari percakapan santai tersebut lahir solidaritas antar pelaku usaha rental motor berbagai daerah Indonesia.
Seiring waktu komunitas ini berkembang hingga memiliki struktur organisasi resmi pada tahun 2019. Perkembangan tersebut menandai perubahan dari komunitas informal menjadi organisasi yang lebih terarah dan terstruktur.
Ketua Umum RMI Andrean E Susatya, Kamis 16 April 2026 mengatakan, komunitas ini lahir dari kebutuhan nyata pelaku usaha. “RMI ini lahir dari kebutuhan teman teman untuk saling terhubung berbagi pengalaman sekaligus saling melindungi,” katanya.
Ia menilai tantangan terbesar bukan hanya persaingan tetapi juga keamanan dan legalitas usaha yang belum merata. “Kami mendorong anggota menerapkan standar operasional jelas termasuk verifikasi penyewa untuk meminimalkan risiko kejahatan,” ujarnya.
Selain pendampingan, RMI juga rutin menggelar pelatihan untuk meningkatkan kualitas layanan usaha anggotanya. Program ini membantu pelaku usaha kecil agar mampu berkembang dan bersaing di tengah perubahan pasar.
Ke depan RMI ingin terus menjadi ruang aman bagi pelaku usaha untuk tumbuh bersama. “Harapan kami RMI bisa menjadi tempat belajar sekaligus penguat bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Hingga tahun 2025, RMI memiliki lebih dari 350 anggota. Jaringan ini diperkuat oleh 28 koordinator wilayah yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. Bagi anggotanya, RMI bukan sekadar komunitas tetapi ruang berbagi cerita tantangan usaha sehari hari. Mereka saling bertukar pengalaman menghadapi risiko kehilangan kendaraan hingga persoalan hukum yang kerap terjadi. (*/rri/red)
Tags: jaringan rental motor, Jawa Timur, komunitas, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





