Majelis Rektor Komitmen Jaga Persatuan Bangsa

Yovie Wicaksono - 21 May 2019
Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya dan Madura bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Foto : (Humas Unair)

SR, Surabaya – Berkenaan dengan momen 111 tahun Hari Kebangkitan Nasional, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya dan Madura bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kedamaian, kebersamaan, kesatuan dan persatuan diantara sesama warga bangsa dengan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memecah-belah dan mengadu domba,” ujar Rektor UNAIR Prof. Moch. Nasih, di Aula Amerta Kampus C UNAIR,  Senin (20/5/2019).

Moch. Nasih menambahkan, tidak akan membuat dan atau menyebarkan berita bohong dan fitnah yang dapat mengganggu ketertiban umum. Serta tidak memaksakan kehendak (anarkis) dan memprovokasi ataupun  terprovokasi.

Terlebih, dalam menyelesaikan setiap persoalan, permasalahan, dan atau perselisihan yang terjadi dengan jalan musyawarah yang didasari oleh nilai-nilai kebajikan, kebijakan, obyektivitas, dan rasionalitas, serta kemaslahatan masyarakat dan bangsa.

“Apabila jalan musyawarah tidak mungkin dilakukan, maka hendaknya digunakan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku serta tidak menggunakan cara-cara yang inkonstitusional,” imbuhnya.

Selain itu, secara berkelanjutan dan bersama-sama, mereka berkomitmen untuk berjuang dan berusaha keras dan cerdas untuk mengembangkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat, dengan mengembangkan inovasi dan teknologi serta membangun peradaban untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan negara yang berketuhanan, berperikemanusiaan, beradab, bersatu, berdaulat, aman, damai, sentosa, maju, sejahtera, adil dan makmur yang sejajar dengan negara maju di dunia.

Mengenai suhu politik yang sedang memanas, pihaknya mengingatkan untuk tetap menjaga dan mendorong agar terciptanya iklim dan suhu politik yang baik. Hal itu tentu menjadi tujuan bersama untuk tetap bersatu dan membangun Indonesia.

“Apapun pilihan yang telah kita tentukan, mari kita tetap bersatu padu untuk bersama-sama bangkit demi menyusul ketertinggalan Indonesia dengan bangsa-bangsa maju di dunia,” tandasnya.

Sekedar informasi, dalam acara tersebut tercatat dihadiri oleh 20 perwakilan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Surabaya-Madura bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI). (*/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.