Koperasi SBW Malang Raih Penghargaan 100 Koperasi Besar Indonesia

Yovie Wicaksono - 24 February 2021
Koperasi Setia Budi Wanita Malang berhasil meraih penghargaan masuk dalam 100 koperasi besar Indonesia oleh Majalah Peluang. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Koperasi Setia Budi Wanita Malang berhasil meraih penghargaan masuk dalam 100 koperasi besar Indonesia oleh Majalah Peluang. Penyerahan penghargaan ini berlangsung di Gedung Smesco Indonesia, Ballroom Nareswara, Jakarta Selatan, Selasa (23/2/2021). 

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Deputi Bidang Perkoperasian, Ahmad Zabadi, serta tokoh senior koperasi Indonesia Prof Sri Edi Swasono.

Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang, Sri Untari Bisowarno mengatakan, penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya.

Ia menjelaskan, apa yang dilakukan di Koperasi SBW Malang merupakan bentuk implementasi dari nilai-nilai Pancasila dan juga Trisakti dari proklamator kemerdekaan RI, Bung Karno.

Menurutnya, dalam Trisakti tersebut ada kedaulatan di bidang politik, kemandirian di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam bidang kebudayaan.

“Jadi kami mencoba menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dan gagasan dari Trisakti Bung Karno itu dalam berkoperasi, yakni dengan model sistem tanggung renteng. Sistem tanggung renteng sendiri sebenarnya berbasis kepada nilai-nilai Pancasila dalam praktik kehidupan sehari-hari,” ujar Ketua Umum Dewan Koperasi Nasional (Dekopin) ini.

Sri Untari juga mengatakan, Koperasi SBW yang beranggotakan 10.000-an anggota ini, mampu bertahan menghadapi masa pandemi. Terbukti Koperasi SBW Malang mampu menaikkan SHU dan asetnya meski keadaan ekonomi sedang terpuruk.

“Asetnya Rp 112 miliar, omsetnya Rp 130 miliar dan alhamdulillah di masa pandemi seperti ini aset naik, SHU naik, tabungan naik. Hanya omsetnya agak turun karena memang kami tahan untuk tidak kami lepas. SHU-nya naik sekitar 4 persen dari total tahun kemarin. Dengan pertumbuhan 44 persen itu asetnya naik 3 persen,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah pandemi Covid-19 dan upaya semua pihak untuk memulihkan ekonomi dampak pandemi ini jadi momentum yang tepat bagi koperasi untuk bergerak pada sektor real. Untari pun mengajak koperasi-koperasi besar untuk memberikan pembinaan pada koperasi-koperasi lainnya agar bisa berkolaborasi, tumbuh dan besar bersama.

“Kita mengajak semua teman-teman koperasi besar untuk menggerakkan koperasi pada sektor real yang disitu sudah bicara tentang bagaimana digitalisasi dan transformasi koperasi. Saatnya kita kolaborasi berbagi keberhasilan agar kemudian nantinya semuanya bisa besar,” ajaknya.

Melalui Dekopin, pihaknya akan terus melakukan kegiatan-kegiatan. Sebab, menurut pegiat koperasi yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini, Dekopin sebagai organisasi induk koperasi tidak boleh tidur.

“Sejak Munas Makassar sampai sekarang Dekopin terus melakukan kegiatan webinar. Kami sedang siapkan koperasi milenial. Masih proses sertifikasi BNSP,” ujar Untari yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.