Jelang Pilkada Surabaya 2020, PDI Perjuangan Dinilai Paling Solid

Yovie Wicaksono - 30 December 2019
Logo PDI Perjuangan.

SR, Surabaya – Peneliti Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam menilai PDI Perjuangan merupakan partai yang dinilai paling solid menjelang pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020.

“Jika ada kabar perpecahan tiga faksi yang berhembus di internal PDI Perjuangan itu hanya sebagai gimmick atau riak-riak kecil menjelang penetapan rekomendasi Bacawali-Bacawawali di Pilkada Surabaya 2020,” kata Surokim yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), di Surabaya, Minggu (29/12/2019).

Melansir Antara, Surokim menilai bahwa saat ini hanya upaya dari para kader untuk menggolkan jagonya sebelum jatuhnya rekom oleh DPP PDI Perjuangan.

“Semua ini kan masih proses menunggu jatuhnya rekomendasi kepada siapa. Semua orang sedang memantabkan diri,” ujarnya.

Riak-riak kecil ini, menurut Surokim tidak berpengaruh kepada partai karena kader PDI Perjuangan adalah kader paling solid dalam menjalankan keputusan partai.

“Kader PDI Perjuangan ini paling solid di antara partai yang lain. Begitu DPP sudah memerintah, konsolidasinya biasanya cepat dan bergerak bersama,” kata Surokim.

Surokim mencontohkan riak-riak kecil saat pemilihan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya dan DPRD Surabaya. Banyak faksi yang ingin jagonya tampil, namun setelah DPP memutuskan, semua kader tunduk dan patuh bahkan bergerak bersama.

“Berkali-kali kita sudah melihat, pemilihan ketua DPC, bagaimana pemilihan ketua DPRD itu sudah sinyal kepada kita bahwa bagaimana PDI Perjuangan itu sangat terpimpin. Jangan dilupakan bahwa kader-kader PDI Perjuangan relatif kesetiaan kepada partai termasuk paling tinggi,” ujarnya.

Surokim meyakini, seluruh kader PDI Perjuangan hanya tinggal menunggu rekom dari DPP dan akan tunduk patuh pada keputusannya.

“Begitu rekomendasi turun, saya yakin kader PDI Perjuangan solid semua,” katanya. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.