Jatim Siap Pertahankan Gelar Soekarno Cup 2026, Fasilitas Atlet jadi Prioritas

Rudy Hartono - 9 April 2026
Tim Soekarno Cup 2026 bersama peserta seleksi Banteng Jatim FC, di Gelora 10 November Surabaya, Rabu (8/4/2026).

SR, Surabaya – Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga PDI Perjuangan Jatim Eri Cahyadi menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah liga kampung Soekarno Cup 2026.

Dengan progres persiapan yang hampir rampung, Eri memastikan seluruh kebutuhan atlet, mulai dari transportasi bus hingga pendampingan ahli gizi untuk konsumsi di hotel, telah disiapkan dengan matang.

Seluruhnya dilakukan guna menjaga stamina dan performa para atlet dan official dari 16 tim yang akan bertanding. Yakni Bali, Jawa Tengah, Sumatra Utara, Papua Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Jakarta, Banten, Maluku, Yogjakarta, Jambi, Kalimatan Barat, Kalimantan Selatan, hingga Sulawesi Utara.

“Rekomendasi PSSI sudah keluar. Nanti kita bentuk komisi disiplin agar tidak terjadi crash, ada denda yang terukur sehingga official betul betul meminta agar tidak berbuat curang,” sebutnya, Rabu (8/4/2026).

Tak hanya pemain, PDI Perjuangan Jatim juga menunjukan komitmennya pada pelibatan perempuan sebagai agen perubahan. Hal ini terbukti dari adanya wasit perempuan yang akan ditugaskan mengawal pertandingan Soekarno Cup 2026.

Pemilihan wasit tiap match pun tidak boleh berasal dari wilayah tuan rumah. “Wasit-wasit tidak boleh berasal dari wilayah tuan rumah. Tempat pertandingan di surabaya, bangkalan, dan wilayah lainnya yang masih dalam pembahasan,” tuturnya.

Meskipun persaingan akan sangat berat karena setiap daerah mengirimkan tim terbaiknya, Walikota Surabaya itu tetap optimis trofi tidak akan berpindah tangan. Terlebih antusias pendaftar seleksi sangat membuncah, dan persiapan tim sudah sangat matang.

“Seluruh provinsi, saudara-saudara kita pasti akan ingin merebut Piala Sukarap dari Jawa Timur. Saya tunggu kehadirannya, tapi saya pastikan Anda akan pulang tidak dengan Piala Soekarno Cup karena akan tetap ada di Jawa Timur,โ€ jelasnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat rapat persapan Soekarno Cup 2026, di rumah dinas Wali Kota, Rabu (8/4/2026). (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

Hal serupa disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Deni Wicaksono. Ia menjelaskan, saat ini seleksi sudah masuk ke pengerucutan pemain. Dari sekira 1690 orang kini tersisa 54 orang yang akan diseleksi lagi hingga sisa 25 orang tim Banteng Jatim FC.

“Kemarin ada lebih dari 1690 peserta yang hari ini sudah dikerucutkan 54 tim yang akan diseleksi ke 25 atlet pemain sepak bola terbaik u-17. Kami mohon dukungan dan doanya,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun menegaskan bahwa Soekarno Cup bukan sekadar lomba. Melainkan alat pemersatu talenta muda tanpa memandang latar belakang suku maupun sekat politik. Menyebarkan pesan Bung Karno secara nyata. Melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu berkontribusi untuk nasional.

“Kualitas bermainnya harus meningkat karena dari sini kita bisa melahirkan ee pemain-pemain bola yang bisa berkontribusi untuk kepentingan nasional,” terangnya.

Ia pun berharap penyelenggaran Soekarno Cup di Surabaya lebih baik dan meriah dari Bali. “Kemarin Surabaya memindahkan piala bergilir ke Surabaya, dan yang sekarang kita bertarung untuk yang ke masuk keempat. Dan kita harap kali ini harus lebih baik,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.