Imbas Avtur Dunia, Tiket Umrah Surabaya-Jeddah Naik Rp5,5 Juta
SR, Bojonegoro – Owner PT Cahya Mulya Madani Indonesia (Madani Indonesia), H. Arif Sulistiyono S.T, menjamin kualitas pelayanan ibadah umrah tidak akan berkurang meski industri penerbangan tengah tertekan kenaikan harga avtur dunia.
Seperti diketahui, harga bahan bakar pesawat tersebut merupakan satu dari sekian banyak minyak dunia yang terimbas dari ketegangan geopolitik timur tengah. Dimana terjadi kenaikan susulan sebesar 16,16 persen dibandingkan bulan April. Harga avtur untuk periode 1–30 Mei 2026 naik menjadi Rp27.358 per liter.
Sehingga saat ini, tiket pesawat rute Surabaya-Jeddah mengalami lonjakan sebesar Rp5,5 juta atau sekitar 30-40 persen dan tercatat sebagai kenaikan tertinggi sejak tahun 2015.
“Dan komponen tiket pesawat sendiri menjadi salah satu bagian terbesar dalam biaya perjalanan umrah, dan sejak 2015 baru kali ini ada kenaikan yang mencapai 30-40 persen,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).
Tak ambil pusing. Arif menegaskan Madani Indonesia selalu siap menghadapi tantangan geopolitik global dengan langkah strategis dan solusi transparan.
Beberapa upaya, mencakup pemilihan jadwal penerbangan yang lebih efisien, kerja sama dengan mitra maskapai terbaik, serta tetap menjaga standar kualitas hotel dan konsumsi bagi para jamaah.

Selain itu, guna meringankan beban finansial, pihak travel juga menyediakan program tabungan umrah, promo khusus, dan konsultasi paket yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing keluarga.
“Kami menyikapinya dengan komunikasi yang terbuka dan jujur bahwa kenaikan ini dipengaruhi kondisi global. Prinsip kami adalah jangan sampai kualitas ibadah dan kenyamanan jemaahdikorbankan,” ujar Arif Sulistiyono.
Tak hanya itu. Transparansi biaya dan komunikasi intensif adalah kunci agar jemaahtetap tenang dan fokus beribadah tanpa rasa khawatir berlebihan.
Meskipun terdapat kekhawatiran dari sisi jamaah, Madani Indonesia berkomitmen untuk terus mendampingi setiap langkah tamu Allah dengan penuh tanggung jawab.
Hal ini dipertegas dengan tagline perusahaan yang menjadi landasan pelayanan mereka yakni “Siap mengantarkan dari pintu rumah sampai pintu Ka’bah”.
“Kami di Madani Indonesia Tour & Travel memandang hal ini sebagai dinamika yang harus disikapi dengan bijak, tenang, dan penuh tanggung jawab terhadap jamaah,” tuturnya.
Di sisi lain, kenaikan harga ini menjadi perhatian serius bagi calon jamaah. Lina Wahyu Idawati, seorang PNS asal Bojonegoro yang merupakan jemaahsetia Madani Indonesia, mengakui bahwa informasi kenaikan biaya sebesar Rp. 5,5 juta tersebut terasa cukup berat.
Sebagai jemaahyang sedang dalam proses menabung untuk keberangkatan berikutnya, ia berharap penyesuaian harga tidak melambung terlalu tinggi agar niat ibadah masyarakat tetap dapat terwujud.
“Menurut saya sih sebenarnya hal itu wajar-wajar saja, tetapi jangan sampai kenaikan tersebut terlalu tinggi seperti yang disampaikan di media-media,” jelasnya. “Menurut kami itu merupakan sesuatu yang berat. Harapan kami kenaikan tidak sampai sebesar itu,” pungkasnya. (hk/red)
Tags: avtur, geopolitik, harga, madani Indonesia, superradio.id, travel umrah
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





