Hoaks Draf Harga BBM Baru Berlogo Pertamina hingga Jutaan Rokok Sampoerna Terpapar Covid-19

Yovie Wicaksono - 3 May 2020
Ilustrasi

SR, Surabaya – Banyak beredar informasi dan berita palsu (hoax) oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab di dunia maya, terlebih terkait dengan virus corona (Covid-19).

Jika tidak berhati-hati dan teliti, seringkali masyarakat mudah termakan hoax tersebut bahkan ikut menyebarkan informasi palsu itu. Adapun beberapa hoax maupun disinformasi yang berhasil kami rangkum diantaranya adalah ;

1. Kode Perampokan, Segera Hapus Bila Ada di Sekitar Rumah Anda

Penjelasan :

Beredar sebuah pesan berantai di platform WhatsApp berupa narasi peringatan dan foto yang menampilkan potret tiang listrik dengan coretan simbol yang diklaim sebagai kode tindak kejahatan pencurian. 

Faktanya informasi  pada pesan berantai tersebut adalah tidak benar dan cenderung membuat keresahan di masyarakat. Senada dengan yang disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, menyatakan bahwa pesan berantai soal kode pelaku kejahatan itu tidak benar. Meski demikian Boy menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan melapor ke polisi apabila ada hal-hal yang mencurigakan.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/763/fakta-atau-hoaks-benarkah-pesan-berantai-soal-coretan-di-dinding-yang-dipakai-perampok-sebagai-kode

https://news.detik.com/berita/d-3200951/mabes-polri-informasi-soal-kode-dan-sandi-pelaku-kejahatan-tidak-benar

https://www.instagram.com/p/B_kIPwPH6uG/?igshid=3ac7u2tiglvl

 

2. Korban Covid-19 di Aceh Hanya Satu Orang Karena Tetap Salat Berjamaah

Penjelasan :

Seorang pengguna media sosial Facebook mengunggah gambar tangkapan layar yang memperlihatkan kegiatan salat berjamaah di sebuah Masjid. Dalam unggahannya dilengkapi dengan narasi yang menyebutkan bahwa korban Covid-19 di Aceh hanya satu orang, hal tersebut dikarenakan umat Muslim di Aceh tetap salat berjamaah. 

Faktanya dilansir dari cekfakta.tempo.co, klaim yang menyebutkan bahwa korban Covid-19 di Aceh hanya satu orang karena umat Muslim di sana tetap salat berjamaah adalah tidak benar. Hingga 30 April 2020 jumlah kasus positif Covid-19 mencapai sepuluh orang. Sementara itu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh pun telah mengingatkan bahwa salat berjamaah yang dilakukan tanpa menjaga jarak berisiko memunculkan transmisi lokal Covid-19 

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://cekfakta.tempo.co/fakta/761/fakta-atau-hoaks-benarkah-korban-covid-19-di-aceh-hanya-satu-orang-karena-tetap-salat-berjamaah

 

3. Relawan Uji Coba Vaksin Corona Dikabarkan Meninggal Dunia

Penjelasan :

Beredar kabar di media sosial dan di sebuah laman pemberitaan online  bahwa seorang relawan uji coba vaksin Virus Corona atau Covid-19 bernama Elisa Granato meninggal dunia. Elisa Granato menjadi salah satu orang pertama yang ikut dalam percobaan untuk vaksin Covid-19 di Universitas Oxford pada tanggal 23 April 2020.

Dijelaskan bahwa ia kemudian mengalami komplikasi beberapa jam setelah vaksin dimasukkan ke tubuhnya. Dua hari kemudian nyawanya tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Faktanya dikutip dari Snopes.com, kabar terkait meninggalnya relawan uji coba vaksin Virus Corona tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil penelusuran ditemukan fakta bahwa Elisa Granato masih hidup. Ia bahkan menambahkan kalimat “100 persen hidup” di username akun Twitternya untuk membantah kabar yang beredar. Kantor berita University of Oxford juga memberikan konfirmasi pada Reuters bahwa Elisa Granato masih hidup dan baik-baik saja.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.snopes.com/fact-check/elisa-granato-trial-covid-19-vax/

https://depok.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-09373505/cek-fakta-gagal-relawan-uji-coba-vaksin-virus-corona-meninggal-dunia-simak-faktanya

 

4. Draf Harga BBM Baru Berlogo Pertamina

Penjelasan :

Beredar informasi melalui Broadcast Whatsapp yang berisi draf atau konsep harga Bahan Bakar Minyak (BBM) berlogo Pertamina. Dalam dokumen tersebut tertulis, harga produk BBM dari jenis bensin dan solar mengalami penurunan. Seperti premium, pertamax, pertalite, hingga pertamina dex.

Dikutip dari laman Gatra.com, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menegaskan bahwa dokumen yang memuat penyesuaian harga BBM baru tersebut adalah dokumen palsu. Nicke mengatakan, dirinya sudah melakukan pengecekan ke Direktur Pemasaran Retail untuk memastikan dokumen yang beredar. “Saya sudah check ke Direktur Pemasaran Retail, itu dokumen palsu, bukan dari Pertamina,” katanya kepada GATRA, (30/04).

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.gatra.com/detail/news/477474/ekonomi/beredar-draf-harga-bbm-baru-dirut-pertamina-dokumen-palsu

 

5. Jutaan Rokok Sampoerna Terpapar Covid-19

Penjelasan :

Telah beredar postingan di media sosial yang menyebutkan bahwa terdapat jutaan rokok Sampoerna yang terpapar Covid-19 beredar luas di masyarakat.

Faktanya, informasi dalam postingan tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari Liputan6.com, klaim jutaan rokok Sampoerna terpapar Covid-19 beredar di masyarakat tidak terbukti. Sampoerna telah melakukan karantina produk selama lima hari sebelum akhirnya didistribusikan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4241659/cek-fakta-jutaan-rokok-sampoerna-terpapar-covid-19-beredar-di-masyarakat-ini-faktanya#

 

6. Penjemputan Pasien Positif Covid-19 di Toko Buah Jalan Letjen S Parman 8 Jember

Penjelasan :

Beredar sebuah pesan berantai pada platform WhatsApp yang memberikan keterangan tentang adanya pasien positif Covid-19 dijemput dengan ambulans oleh petugas medis pada salah satu toko buah di jalan Letjen S Parman 8, Jember, Jawa Timur. Pada Pesannya disebutkan pula bahwa informasi tersebut telah dibenarkan oleh salah satu dokter di RSUD Soebandi Jember, yaitu dr Arif. 

Faktanya, informasi pada pesan berantai tersebut adalah tidak benar. Pemerintah Kabupaten Jember melalui akun media sosialnya membantah informasi pada pesan tersebut, dengan mengatakan bahwa menurut klarifikasi yang disampaikan dr Arif, sampai saat ini tidak ada warga yang positif Covid-19 di daerah tersebut.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.instagram.com/p/B_gzOIcAl0w/?igshid=q70d3ltk986b

https://www.instagram.com/p/B_g3pJZJIHW/?igshid=1es6gn150s63h

 

7. SBY Siap Kembalikan Dana Bank Century Rp 6,7 Triliun untuk Bantu Covid-19

Penjelasan :

Beredar di media sosial unggahan sebuah foto Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang nampak sedang berpidato dengan mengenakan kemeja putih, dasi dominan berwarna biru dan jas hitam. Pada unggahan tersebut, pemilik akun menambahkan narasi “MANTAP Siap kembalikan dana Bank Century 6,7’T untuk bantu Covid-19”. 

Setelah ditelusuri lebih lanjut, diketahui foto SBY tersebut pernah ditayangkan oleh salah satu media daring pada Sabtu, 2 Maret 2019 pada artikel bertajuk “SBY, Sang Pemain Kunci”, tidak terkait dengan Virus Corona atau Covid-19. Terkait dengan narasi yang tertulis pada akun tersebut,  tidak ditemukan berita dari media daring yang mengatakan seperti klaim tersebut.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://www.pinterpolitik.com/sby-sang-pemain-kunci/?fbclid=IwAR0-jiHCfQnXGxq8mezH3HR0ezRtochE4gylq5Fis0dlNu0Z0MZ_9_Y6tf0

https://nasional.kompas.com/read/2018/04/11/16253011/ini-isi-putusan-praperadilan-kasus-century-yang-menuai-kontroversi

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200220211846-12-476623/kpk-perkara-yang-dihentikan-bukan-century-atau-sumber-waras

 

8. Penawaran Pengurusan Kelonggaran Pinjaman Mengatasnamakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penjelasan :

Beredar informasi terkait penawaran pengurusan kelonggaran pinjaman bagi yang memiliki pinjaman atau cicilan, namun belum mendapat kelonggaran dari leasing untuk mengajukan ke kantor OJK. Dalam informasi yang beredar juga disertakan nomor handphone orang yang disebut dapat membantu pengurusan kelonggaran pinjaman.

 Faktanya melalui akun Twitter resminya, OJK minta masyarakat waspada terhadap modus penipuan yang menawarkan pengurusan kelonggaran pinjaman dengan mengatasnamakan OJK atau pihak lain. OJK menjelaskan bahwa pengajuan kelonggaran pinjaman diajukan langsung ke Bank atau Perusahaan Pembiayaan/Leasing tempat meminjam.

Dalam pengumumannya OJK menerangkan bagi yang memiliki pinjaman untuk menghubungi Bank atau Perusahaan Pembiayaan/Leasing tempat meminjam melalui telepon, email, WhatsApp atau sarana komunikasi digital resmi lain, tanpa perlu datang langsung ke kantornya. Beberapa pengumuman Bank atau perusahaan Pembiayaan/Leasing yang memberikan keringanan dapat dilihat melalui website atau media sosial resmi OJK. 

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://twitter.com/ojkindonesia/status/1255091076450287617?s=19

 

9. Donasi Kaos Oblong Bekas untuk Tim Medis di RSD Wisma Atlet Kemayoran

Penjelasan :

Telah beredar pesan berantai di media sosial WhatsApp yang berisi informasi adanya donasi pengumpulan kaos oblong (layak pakai dan bersih) untuk tim medis di RSD Wisma Atlet Kemayoran. Dalam pesan tersebut juga terdapat tata cara serta alamat yang dicantumkan untuk memberikan donasi. 

Dilansir dari Twitter resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) @BNPB_Indonesia dan Facebook resmi @InfoBencanaBNPB, telah mengklarifikasi pesan berantai tersebut sebagai hoaks. BNPB mengingatkan kepada setiap warga untuk berhati-hati dalam menerima informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu disampaikan bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta jajaran tidak pernah menyebarkan informasi kebutuhan atau donasi mengatasnamakan perorangan. Setiap informasi resmi BNPB akan disampaikan hanya melalui lembaga dan media resmi.

KATEGORI: HOAKS

Link Counter:

https://data.jakarta.go.id/jalahoaks/detail/HOAKS-Donasi-Kaos-Oblong-Bekas-Layak-Pakai-dan-Bersih-Untuk-Tim-Medis-di-RSD-Wisma-Atlet-Kemayoran

https://mobile.twitter.com/BNPB_Indonesia/status/1253162703364874240

 

10. Corona Merebak, Gibran Salahkan Rakyat tak Patuhi Aturan Pemerintah

Penjelasan : 

Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang membagikan tautan artikel dengan judul “Corona Merebak, Gibran Salahkan Rakyat tak Patuhi Aturan Pemerintah.

Setelah ditelusuri, tautan artikel yang dikutip dari unggahan Facebook merupakan artikel yang disadur dari berita kompas.com yang berjudul “Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai” yang diunggah pada 24 April 2020. Artikel tersebut merupakan salinan dari isi artikel kompas.com namun judul diubah menjadi

“Corona Merebak, Gibran Salahkan Rakyat Tak Patuhi Aturan Pemerintah”. Selain itu gambar yang digunakan mengambil dari detik.com pada artikel yang berjudul “NasDem Ungkap Syarat Usung Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution” yang diunggah pada 31 Desember 2019. Faktanya, isi artikel pada unggahan itu tidak ada satupun pernyataan yang mengatakan bahwa Gibran menyalahkan rakyat karena tidak mematuhi aturan pemerintah.

KATEGORI: DISINFORMASI

Link Counter:

https://regional.kompas.com/read/2020/04/24/11462531/gibran-bila-patuh-anjuran-pemerintah-wabah-corona-segera-usai

https://news.detik.com/berita/d-4841447/nasdem-ungkap-syarat-usung-gibran-rakabuming-dan-bobby-nasution

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.