Engklek, Dolanan Anak Surabaya yang Sudah Jarang Dimainkan
SR, Surabaya – Permainan tradisional engklek yang dulu akrab dimainkan anak-anak Surabaya kini semakin jarang terlihat. Di tengah dominasi permainan digital dan terbatasnya ruang terbuka, dolanan klasik ini perlahan menghilang dari halaman sekolah maupun gang-gang kampung.
Secara etimologis, engklek berasal dari bahasa Jawa yang berarti melompat dengan satu kaki. Permainan ini dilakukan di atas gambar berbentuk beberapa kotak yang dibuat di tanah menggunakan kapur atau arang. Setiap pemain melempar batu pipih atau “gaco” ke salah satu kotak, lalu melompat satu kaki tanpa menyentuh garis hingga menyelesaikan lintasan.
Menurut laman Budaya Indonesia, engklek dikenal di berbagai daerah dengan nama berbeda, taplak gunung di Jawa Barat, setatak di Riau, dan dampu bulan di Jakarta. Namun prinsip permainannya sama. Selain menghibur, permainan ini melatih keseimbangan, ketangkasan, dan kemampuan sosial anak-anak.
Pakar budaya Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dr. Dwi Yuliana, menjelaskan bahwa engklek merupakan bagian dari identitas budaya lokal yang memiliki nilai edukatif tinggi. “Permainan tradisional seperti engklek tidak sekadar hiburan, tetapi mengajarkan anak untuk sportif, disiplin, dan bekerja sama,” ungkapnya dalam publikasi Warisan Dolanan Nusantara tahun 2023.
Sementara itu, laman resmi surabaya.go.id mencatat, Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen melestarikan permainan tradisional seperti engklek melalui berbagai kegiatan budaya di sekolah dan ruang publik. Permainan ini dianggap sebagai bagian dari kekayaan budaya yang membentuk karakter anak Surabaya.
Beberapa sekolah di Surabaya kini mulai menghidupkan kembali permainan tradisional melalui kegiatan luar kelas. Namun, jumlahnya masih terbatas dan perlu dukungan lebih luas agar dolanan anak seperti engklek tidak benar-benar punah.
Engklek kini menjadi simbol nostalgia masa kecil warga Surabaya permainan sederhana yang pernah mengajarkan tawa, keseimbangan, dan kebersamaan di antara generasi terdahulu. (*/rri/red)
Tags: dolanan anak, engklek, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





