Ditetapkan sebagai Wali Kota Surabaya Terpilih, Eri Cahyadi Minta Pendukung Tak Euforia

Yovie Wicaksono - 20 February 2021
Eri Cahyadi dan Armuji, wali kota dan wakil wali kota terpilih Pilkada Surabaya 2020. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Eri Cahyadi dan Armuji resmi ditetapkan sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih Pilkada Surabaya 2020 dalam rapat pleno terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jumat (19/2/2021).

Wali Kota Surabaya Terpilih Eri Cahyadi meminta tak ada euforia berlebihan meski dirinya telah resmi ditetapkan menjadi paslon terpilih. Sebab menurutnya, jabatan adalah amanah dari warga yang harus dijaga dengan baik.

“Amanah yang diberikan warga Surabaya untuk memimpin kota ini berat. Sehingga amanah ini harus kita emban,” kata Eri.

Lantaran rangkaian Pilkada Surabaya 2020 telah sampai pada penetapan, Eri meminta seluruh pihak kembali bergandengan tangan dan fokus untuk membawa Surabaya semakin baik.

“Tidak ada lagi paslon 1 tidak ada lagi pendukung paslon 2, semuanya adalah satu, rakyat dan warga Surabaya. Inilah waktunya kita membangun bersama,” ujar Eri.

Sebab, lanjut dia, pihaknya meyakini dengan bergandengan tangan maka dapat membawa kota pahlawan terus lebih baik. Terutama di masa pandemi Covid-19 ini kebersamaan menghadapi wabah sangat dibutuhkan.

“Kami berharap seluruh warga kota Surabaya, semua stakeholder di Surabaya, ayo kita bergandengan tangan,” katanya.

Sekedar informasi, Eri-Armuji yang diusung oleh PDI Perjuangan berhasil meraup suara sebesar 597.540 atau 56,94 persen dari total suara sah Pilkada Surabaya 2020. Paslon Erji unggul atas lawannya Machfud Arifin-Mujiaman yang diusung delapan partai.

Menindaklanjuti hasil rapat pleno KPU Surabaya,  DPRD Kota Surabaya langsung menggelar rapat paripurna tentang usulan pengangkatan Eri Cahyadi-Armuji sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya hasil Pilkada 9 Desember 2020 di hari yang sama.

Sesuai mekanisme, hasil rapat paripurna tersebut dikirim kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan SK pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya yang baru.

“Langkah cepat ini dilakukan mengingat mepetnya waktu pelantikan yang diperkirakan pada 26 Februari mendatang,” kata Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.