Pemkab dan DPRD Gresik Komitmen Perbaiki 218 Jalan Poros Desa
SR, Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama DPRD Kabupaten Gresik berkomitmen memperbaiki Jalan Poros Desa (JPD) pada anggaran Tahun 2026 dan 2027. Hal itu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan hubungan sosial yang lebih baik.
Dalam Dialog Publik yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWG) kolaborasi dengan DPRD Kabupaten Gresik di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Jalan Pahlawan, Gresik, Selasa (2/6/2026).
Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir mengatakan, DPRD Gresik memiliki komitmen untuk mendorong percepatan pembangunan JPD. Sebab, kebutuhan penuntasan jalan poros desa sangat besar. Baik untuk peningkatan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat.
“Tugas kami di DPRD Gresik adalah, menentukan skala prioritas berdasarkan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang), pokok-pokok pikiran dewan dan hasil reses bersama masyarakat,” kata Syahrul Munir.
Lebih lanjut Syahrul Munir menambahkan, Pemerintah Daerah juga harus mampu menyeimbangkan berbagai kebutuhan pembangunan lain, serta memenuhi ketentuan belanja yang telah diatur Undang-undang (mandatory spending) dan ditetapkan Pemerintah Pusat.
Selain itu, sebagai DPRD Kabupaten Gresik, Syahrul Munir menambahkan, pengawasan terhadap pembangunan jalan dan penggunaan anggaran tidak hanya menjadi tugas DPRD, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dan media.
“Kalau ada persoalan di lapangan silakan dilaporkan kepada kami. Harapannya, semua pihak bisa bersama-sama mengawal pembangunan, agar berjalan lebih baik dan produktif,” katanya.
Sementara Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, terdapat 218 ruas Jalan Poros Desa dengan total panjang mencapai 436,93 kilometer. “Kami fokus perbaikan jalan poros desa di tahun ini,” kata Bupati Yani.
Lebih lanjut Bupati Yani menambahkan, pembangunan jalan poros desa ini akan dilakukan bertahap, dengan menyesuaikan wilayah yang paling rusak parah.
Untuk itu, Bupati Yani meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) untuk menginventarisir kondisi JPD yang menjadi prioritas pembangunan.
“Nanti akan diinventarisir, ada beberapa yang masuk dalam lelang tahun ini. Sehingga komitmen perbaikan jalan ini sudah sesuai dengan usulan masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Gresik Nurul Yatim mengatakan, problem permasalahan yang dihadapi Pemerintah Desa saat ini adalah soal infrastuktur desa. Sebab, dana desa (DD) sudah digunakan oleh Pemerintah Pusat untuk membangun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Sehingga, Nurul Yatim mengucapkan terimaksih kepada Bupati Yani dan Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir yang mengalokasikan anggaran untuk perbaikan JPD.
Dengan komitmen bersama, antara Pemerintah Daerah, DPRD Kabupaten Gresik dan KWG yang telah dibangun, perbaikan JPD diharapkan dapat terealisasi secara bertahap sampai seluruh ruas jalan berada dalam kondisi bagus.
“Tentu niat baik ini disambut senang gembira oleh Kepala Desa dan masyarakat. Semoga komitmen bersama ini bermanfaat, sehingga jalan poros desa kita mulus,” pungkasnya. (giy/red).
Tags: dprd gresik, Fandi Akhmad Yani, gresik, jalan poros desa, pemkab gresik, superradio.id, syahrul munir
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





