KBS Tutup Dua Pekan, Ini yang Dilakukan Pengelola

Yovie Wicaksono - 19 March 2020
Penyemprotan disinfektan di Kebun Binatang Surabaya. Foto : (Humas KBS)

SR, Surabaya – Penutupan sementara Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) selama dua pekan terhitung sejak Selasa (17/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020), dalam rangka mengantisipasi untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), dimanfaatkan pengelola untuk beberapa hal, diantaranya memberi waktu istirahat pada satwa, pemeliharaan kandang, dan pemeriksaan mendalam terkait kesehatan satwa.

“Kegiatan untuk mengistirahatkan satwa-satwa yang kemarin secara penuh mereka melakukan kegiatan showcase kepada pengunjung, nah mereka sekarang kita beri kesempatan untuk beristirahat, lebih banyak dan sering dimandikan, dilakukan pengecekan kesehatannya dari dokter hewan yang ada di KBS,” ujar Direktur Utama PDTS KBS, Chairul Anwar.

Selain itu, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh titik, khususnya di depan kandang per satu jam sekali.

Para karyawan KBS tetap beraktivitas seperti biasa, hanya saja untuk departemen supporting akan melakukan kegiatan kerja bakti massal secara terjadwal untuk membantu departemen konservasi mengatur ulang penataan hygiene sanitasi di sekitar kandang satwa agar kesejahteraan satwa tetap terjaga.

Chairul Anwar mengatakan, sebelum adanya wabah virus corona, pihak KBS telah melakukan langkah-langkah preventif terkait dengan pencegahan adanya wabah penyakit.

Langkah ini untuk kepentingan satwa maupun untuk kepentingan sumber daya manusia di KBS.

“SOPnya kita sudah punya, baik itu untuk penanganan terhadap satwa khususnya, kemudian untuk karyawan, tenant, pengunjung, wahana, juga lingkungan yang terkait dengan infrastruktur supportingnya. Jadi ini bukan hal yang baru, hanya setelah adanya wabah virus corona ini kita lebih meningkatkan kewaspadaan lagi,” ujarnya.

Humas PDTS KBS, Wini Hustiani menambahkan, dua minggu sebelum penutupan sementara, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mencegah penyebaran virus corona dengan menyediakan wastafel dan hand sanitizer di sejumlah titik KBS, kemudian melakukan pemeriksaan suhu tubuh para karyawan maupun pengunjung.

Selain itu juga ada filter kaki, yakni keset yang telah disemprot disinfektan serta adanya spray disinfektan untuk para karyawan maupun tamu di sekitar area pintu masuk.

Terkait kerugian selama masa penutupan sementara ini, hal tersebut telah di perhitungkan pihak pengelola sejak awal. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.