Disabilitas Netra Jadi Terapis Massage di Soekarno Run Banyuwangi
SR, Banyuwangi – Penyandang disabilitas netra akan dilibatkan dalam tim sport massage pada Soekarno Run Banyuwangi yang digelar 20 September 2026.
Mereka akan membantu memulihkan kondisi pelari setelah menyelesaikan perlombaan. Soekarno Run Banyuwangi diperkirakan diikuti ribuan pelari dari berbagai wilayah di Indonesia.
Para penyandang disabilitas netra tersebut akan bergabung dengan fisioterapis dan mahasiswa sport massage dari sebuah perguruan tinggi negeri untuk memberikan layanan kepada peserta yang mengalami kelelahan atau keluhan otot, terutama pada bagian kaki setelah menyelesaikan race.
Panitia Penyelenggara Soekarno Run Banyuwangi, Indra Agus, mengatakan penyandang disabilitas netra yang dilibatkan memiliki kemampuan dalam teknik pemijatan, termasuk pijat tradisional. “Teman-teman disabilitas netra bersama fisioterapis lainnya akan membantu para peserta yang mengalami masalah, terutama masalah pada kaki setelah race,” kata Indra, Rabu (16/9/2026).
Tim sport massage tersebut akan ditempatkan di sekitar area finis di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Lokasi itu juga menjadi titik start dan finis Soekarno Run Banyuwangi.
Layanan pemulihan tersebut disiapkan untuk membantu peserta setelah menyelesaikan perlombaan. Namun, sport massage tidak ditujukan bagi peserta yang mengalami cedera dan membutuhkan pemeriksaan medis.
Jika kondisi peserta membutuhkan penanganan lebih lanjut, mereka akan diarahkan kepada tim medis yang disiapkan panitia.
Sejumlah ambulans dan unit mini hospital juga akan ditempatkan di beberapa titik selama perlombaan. “Akan disiagakan beberapa titik ambulans serta unit mini hospital, yakni ambulans dengan fasilitas medis yang mumpuni,” ujar Indra.
Soekarno Run Banyuwangi diproyeksikan diikuti lebih dari 3.000 peserta dari 26 provinsi di Indonesia. Perlombaan tersebut terdiri atas kategori Half Marathon 21K, 10K, 5K, 3K, dan 1K. Kategori 21K diperuntukkan bagi peserta umum. Kategori 10K dibuka untuk umum dan master, sedangkan 5K dan 3K diikuti peserta umum serta pelajar. Adapun kategori 1K diperuntukkan bagi pelajar. Total hadiah yang disiapkan dalam ajang tersebut mencapai Rp 1 miliar.
“Dengan melibatkan disabilitas netra dalam layanan sport massage, Soekarno Run Banyuwangi menjadi ruang kompetisi olahraga sekaligus wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi, menunjukkan kompetensi, sekaligus mengambil bagian dalam penyelenggaraan event olahraga berskala nasional,” kata Indra. (*/red)
Tags: soekarno run banyuwangi, sport massage, superadio.id, Tuna netra
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





