Kandang Ludes Terbakar 12 Ribu Ayam Mati di Lamongan

Rudy Hartono - 16 September 2026
Petugas sedang berusaha memadamkan sisa api di kandang ayam.

SR, Lamongan  – Sebanyak 12.000 ekor ayam pedaging yang baru berusia satu minggu mati terbakar setelah kandang ayam di Dusun Rumpuk, Desa Rumpuk, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ludes terbakar pada Selasa (15/9/2026). Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 600 juta.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan kebakaran yang menimpa fasilitas peternakan warga tersebut. Berdasarkan penyelidikan dan informasi awal di lapangan, sumber api diduga berasal dari korsleting instalasi listrik.

“Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di area bangunan kandang,” kata Hamzaid saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).

Hamzaid menjelaskan, laporan kebakaran pertama kali diterima kepolisian sekitar pukul 06.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Mantup bersama Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Lamongan langsung diterjunkan ke lokasi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas kepolisian, personel Damkar, dan warga setempat bergotong royong melakukan lokalisasi dan pemadaman agar api tidak meluas.

“Api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas mengutamakan pemadaman agar kobaran api tidak merembet ke area permukiman warga di sekitar lokasi,” ujar Hamzaid.

Polres Lamongan memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh konstruksi kandang beserta 12.000 ekor ayam di dalamnya tidak berhasil diselamatkan.

Menyikapi insiden tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan pelaku usaha peternakan di Lamongan lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat kondisi instalasi listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya jalur kabel yang berada di area kandang atau ruang penyimpanan material mudah terbakar,” tutur Hamzaid. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.