Dinas Pendidikan Surabaya Larang Study Tour ke Luar Daerah

Rudy Hartono - 17 May 2024
Kepala Disdik Kota Surabaya Yusuf Masruh. (dok humas Pemkot surabaya)

SR, Surabaya – Dinas Pendidikan Kota Surabaya secara tegas melarang sekolah negeri yang berada di bawah kewenangannya untuk menggelar study tour. Larangan itu dikeluarkan sebagai respons kecelakaan maut bus yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Subang, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (11/5/2024).

Kepala Disdik Kota Surabaya Yusuf Masruh, ketika dikonfirmasi  menyebutkan larangan sekolah negeri di bawah kewenangannya, menggelar study tour. Ia menegaskan, tidak melarang sekolah yang ingin melakukan pembelajaran di luar sekolah. Namun dengan catatan hanya dilakukan di dalam Kota.

“Kita melarang apalagi kalau cuaca ekstrim. ODL (out door learning/system pembelajaran terbuka,-Red), Perpisahan kan bisa dilakukan di sekolah. Justru lebih baik jika kegiatan perpisahan dilakukan dengan mengedepankan kreativitas. Maknanya juga lebih berkesan.” kata Yusuf Masruh, Kamis, (16/5/2024).

Sementara itu Ketua MKKS Negeri Kota Surabaya Tjipto Wardoyo menyampaikan sudah tiga tahun sekolah-sekolah negeri di Surabaya tidak melakukan ODL ke luar daerah. Sedangkan kegiatan ODL maupun perpisahan dilakukan dengan menggelar ajang kreativitas siswa di setiap sekolah.

“Sudah beberapa tahun sekolah-sekolah Kita tidak pernah melakukan ODL atau study tour ke luar. Pembelajaran Kita lakukan dengan mengedepankan berbagai kegiatan di sekolah.” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, satu dari tiga bus rombongan bus SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Palasari, Kecamatan Ciater Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2024) malam.

Akibat dari kecelakaan ini 11 orang tewas, terdiri dari 9 siswa, 1 guru, dan 1 warga lokal. (*/rri/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.