BK3S Bagikan 2020 Sembako

Yovie Wicaksono - 11 May 2020
Badan Koordinasi Kesejahteraan Sosial Jatim membagikan 2020 paket sembako kepada masyarakat terdampak virus corona (Covid-19). Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Jawa Timur membagikan 2020 paket sembako yang ditujukan kepada kelompok disabilitas, guru sekolah luar biasa (SLB) non pegawai negeri sipil (PNS), lansia dan masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19).

Bantuan tersebut diawali dengan program peduli terdampak Covid-19, dan dilanjutkan dengan Tali Asih Ramadan yang disalurkan secara bertahap mulai 28 Maret hingga 18 Mei 2020 ke beberapa kota di Jawa Timur, di antaranya Kota Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Nganjuk, Tuban, Jombang dan Pasuruan.

Ketua BK3S Provinsi Jawa Timur, Pinky Saptandari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan amanah visi dari BK3S Jatim, yaitu terwujudnya masyarakat Jawa Timur yang peduli dan berperan aktif dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan sosial. Dalam hal ini berupa bantuan sosial paket sembako kepada yang membutuhkan.

“Alhamdulilah, walaupun di tengah situasi sulit, dukungan berbagai donatur relatif besar. Bahkan BK3S Jatim juga mendapat kepercayaan dari berbagai lembaga untuk membagikan paket sembako, termasuk 500 paket sembako dari Gubernur Jawa Timur,” ujar Pinky, Senin (11/5/2020).

Bantuan tersebut tidak hanya disalurkan secara perorangan, namun juga kelompok. Seperti pada kelompok difabel, di antaranya Difabel Motor Indonesia (DMI) dan Himpunan Wanita Difabel Indonesia (HWDI).

“BK3S juga memberikan bantuan kepada para komunitas atau organisasi yang menjadi koordinator untuk dibagikan kepada para anggotanya, sehingga proses penyaluran bantuan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Pinky berharap, ke depan akan semakin banyak pihak yang bergotong royong untuk membantu sesama dengan memberi secercah kebahagiaan melalui berbagai bentuk bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

“Apalagi masih banyak tugas untuk bantuan sosial setelah bulan Ramadan maupun pasca Covid19,” ujarnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.