Berburu Takjil di Karang Menjangan Surabaya

Yovie Wicaksono - 2 May 2021

SR, Surabaya – Salah satu tradisi yang melekat di masyarakat saat bulan Ramadan adalah berburu takjil jelang berbuka puasa. Seperti di sepanjang Jalan Karang Menjangan, Surabaya. Ratusan pedagang takjil berjajar menjual berbagai macam jenis makanan dan minuman.

Ada makanan ringan seperti gorengan, jajan pasar, pukis, martabak, pentol hingga berat seperti sate, soto, mie ayam, menu panggangan beserta sayuran siap saji dijual dengan harga yang bervariasi. Adapun salah satu yang menjadi buruan warga adalah gorengan.

Hamidah, satu dari sekian pedagang gorengan mengatakan, Ramadan menjadi berkah tersendiri baginya. Meskipun, saat pandemi Covid-19  terjadi penurunan omzet.

“Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi kami pedagang takjil seperti ini. Meski pandemi ini terjadi penurunan. Sekarang dalam sehari rata-rata laku 900 gorengan. Padahal dulu bisa lebih dari itu,” ujar warga Pacar Kembang, Surabaya ini, Minggu (2/4/2021).

Selain gorengan, menu panggangan juga menjadi incaran. Mulai dari ayam panggang, usus panggang, hingga jeroan panggang dengan pelengkap urap-urap sayur dan nasi kuning tersedia dari harga Rp 2000 – Rp 10.000.

“Kalau saya memang jualan disini hanya saat puasa saja, dan ini tahun ke lima jualan disini. Kalau hari biasa buka catering. Menu yang paling dicari ya ayam panggang. Dalam sehari total saya menjual 100 tusuk panggangan. Karena pandemi, otomatis pendapatan juga menurun. Yang biasanya keuntungan kotor dalam sehari bisa sampai 1,7 juta, sekarang hanya 800 ribu – 1 juta,” ujar Bagus, pria asal Ngagel Surabaya.

Tak hanya makanan, berbagai jenis minuman juga banyak dicari warga, mulai es degan, es dawet, es buah, sampai dengan es permen karet yang viral. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.