Azas Tigor : Butuh Kesadaran Masyarakat Tentang Bahaya Rokok

Yovie Wicaksono - 14 July 2021
Ilustrasi. Foto : (Freepik)

SR, Jakarta – Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Indonesia, Azas Tigor Nainggolan menegaskan bahwa dibutuhkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya rokok. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mengampanyekan bahaya rokok.

“Kita harus membangun kesadaran masyarakat bahwa rokok itu berbahaya, rokok itu candu yang merusak,” kata Azas Tigor Nainggolan dalam diskusi “Berani Berhenti” dalam Rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2021, Rabu (14/7/2021).

Tigor pun mengajak masyarakat untuk bersekutu mengampanyekan tentang bahaya rokok. Menurutnya, jika rokok masih terus dikonsumsi oleh masyarakat maka dampaknya akan sama seperti pandemik saat ini atau bahkan lebih parah.

“Kita harus bersekutu dengan masyarakat dan kalau masyarakat tidak mau, sama saja seperti pandemik ini akan semakin banyak korban akibat rokok.  Jadi sekarang paradigmanya harus diubah, turun ke masyarakat dan bangun kesadaran masyarakat, obati dan terapi masyarakat, serta bangun motivasi masyarakat,” kata Tigor.

Aktivis Pengendalian Tembakau, Fuad Baradja menambahkan, industri yang paling berbahaya di dunia adalah industri rokok. Dikatakan, industri ini menargetkan anak-anak muda sehingga rokok tetap dikonsumsi.

“Pemerintah Indonesia itu tidak berani berkomitmen. Ini berbeda dengan negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei dan sebagainya yang menetapkan harga rokok sangat tinggi serta dilarang membuat iklan,” kata Fuad.

Dikatakan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan setiap tahunnya ada sekira 240 ribu orang yang meninggal dunia karena penyakit akibat rokok. Oleh karena itu, sudah seharusnya pemerintah membuat regulasi yang tegas serta melakukan penegakan hukum soal bahaya rokok ini.

“Beri informasi yang lengkap dan benar bahwa rokok itu adalah candu yang artinya narkoba dan berbahaya,” katanya.

Sementara itu Ketua Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia, Zainuddin meminta agar masyarakat yang tidak merokok untuk tidak pernah mencoba rokok. “Jangan pernah coba-coba dengan rokok karena dampaknya sangat berbahaya. Saya pernah di operasi pita suara saya dan tenggorokan saya jadi bolong seperti ini karena rokok,” katanya. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.