Era Post-Truth, DPP PDIP Ingatkan Kader Waspada ‘Echo Chamber’ dan Rangkul Gen-Z

Rudy Hartono - 13 April 2026
Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan di PDI Perjuangan Abdullah Azwar Anas saat Halal Bihalal PDI Perjuangan Jatim di Shangrilla Hotel, Minggu (12/4/2026). (foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – DPP PDI Perjuangan meminta kader mewaspadai fenomena ‘echo chamber’ yang akan berdampak buruk ke elektoral. Hal tersebut disampaikan Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan di PDI Perjuangan Abdullah Azwar Anas saat Halal Bihalal PDI Perjuangan Jatim di Shangrilla Hotel, Minggu (12/4/2026).

Ia menyebut, saat ini partai tak boleh lengah pada dunia cyber. Kader jangan terkecoh narasi positif yang ada di lingkup kecil. Mereka harus lebih terbuka pada masukan pihak luar.

“Penting juga mewaspadi ‘eco chamber’, tantangan diluar itu adalah cyber. Bahaya ini mesti kita antisipasi bersama. Ketika kelompok hanya terpapar pendapat keyakinan sendiri tanpa melihat yang lain,” ujarnya.

Sebagai partai nasionalis pihaknya harus lebih peka pada persoalan rakyat. Ada 4 keseimbangan yang saling berkaitan dan harus dijaga. Mulai dari ideologi, organisasi, elektoral, dan kerja kerakyatan.

“Ini menjadi penting dan saling berkaitan. Ibu (Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, –Red) meminta kerja inovatif dalam melayani rakyat terutama warga tidak mampu,” sebutnya.

Selain itu, inovasi juga perlu digencarkan. Mengutamakan transparansi untuk menggaet Gen-Z di masa depan. “Saya lihat progres DPD PDI Perjuagan Jatim ini adalah proses dari menjangkau generasi muda. Inilah tiga aspek yang sering diingatkan DPP yakni transformasi pengelolaan sumber daya, transformasi kerja pemenangan, transformasi isu dan kemitraan,” jelasnya.

“3 landasan program yakni gotong royong inilah kekuatan kita. Melibatkan tiga pilar partai penting: strktur partai, legislatif dan eksekutif. Terima kasih pada DPD dan DPC,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.