Angeline Virginia Wong: Generasi Muda Penjaga Warisan Budaya Tionghoa-Indonesia

Rudy Hartono - 22 October 2025
Miss Tionghoa 2025 Angeline Virginia Wong saat talkshow dalam program Nusantara Bagus di Studio Super Radio 88,5 FM Surabaya, Selasa (21/10/2025). (foto: diva/superradio.id)

SR, Surabaya — Di tengah derasnya arus modernisasi, generasi muda memiliki peran penting untuk menjaga identitas dan warisan budaya bangsa. Tantangan itu yang menjadi misi utama Angeline Virginia Wong yang baru dikukuhkan  sebagai Miss Tionghoa Indonesia 2025.

Menurut Angeline, ajang pemilihan Miss Tionghoa 2025 ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan panggilan untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional. “Tujuan utama Miss Tionghoa Indonesia adalah melestarikan budaya Indonesia dan mempromosikannya ke mancanegara, termasuk Tiongkok,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan tentang mengangkat satu etnis melawan yang lain, melainkan membuktikan bahwa etnis Tionghoa sangat mencintai Indonesia. “Tantangan terbesar adalah menjelaskan bahwa ajang ini bukan mempromosikan Cina, tetapi justru menunjukkan bahwa kami, warga Tionghoa, sangat cinta Indonesia,” tambah gadis berambut panjang melewati bahu itu.

Selain aktif di dunia pageant, Angeline adalah seorang desainer muda yang bahkan  merancang sendiri gaun kemenangannya. Baginya, fashion dan seni adalah media yang sangat penting untuk menjaga dan memperkenalkan budaya. “Fashion itu berpengaruh besar. Banyak desainer Indonesia yang sudah sukses membawa batik ke panggung internasional. Drama musikal juga bisa menjadi media untuk mempromosikan budaya,” jelas Angeline yang sudah aktif di dunia sejak usia muda.

Ia melihat dua elemen budaya Tionghoa dan Indonesia bersinergi, terutama dalam batik—mulai dari pewarnaan hingga motif yang terinspirasi budaya Tionghoa. Mengenalkan budaya kepada generasi muda memang tidak mudah. Angeline mengakui tantangan terbesar adalah bagaimana membuat budaya terasa relevan dan tidak  membosankan.

“Susahnya adalah bagaimana cara kita memperkenalkan budaya agar anak-anak muda tidak bosan. Kita harus punya sesuatu yang baru setiap kali memperkenalkan budaya kepada mereka,” tutur gadis kelahiran 2007 di Surabaya

Saat tak menyibukkan diri dengan dunia kreatif, Angeline gemar menulis lagu, menyanyi, menggambar atau mendesain baju, dan saat ingin melepas lelah ia memilih pergi ke rumah batik untuk membatik secara langsung.

Sebagai pesan untuk generasi muda, Angeline mengajak mereka untuk tidak hanya bicara soal cinta budaya, tetapi melakukan aksi nyata. “Daripada kita hanya berkomentar, lebih baik kita melakukan aksi nyata mulai dari mencintai produk UMKM Indonesia, mempromosikan wisata lokal, lalu berbagi di media sosial agar dikenal dunia,” tutur model berzodiak Sagitarius itu.

Sebagai pemenang Miss Tionghoa Indonesia 2025, Angeline kini membawa misi besar: menjembatani dua budaya dalam satu jiwa – budaya Tionghoa dan Indonesia – agar terus hidup dan dihidupkan oleh generasi muda masa kini. (dv/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.