Agustin Poliana Dorong Percepatan Ekonomi Warga Tambak Asri

Yovie Wicaksono - 2 November 2021
Anggota Komisi C DPRD Jatim, Agustin Poliana saat reses di Tambak Asri, Morokrembangan, Surabaya, Senin (1/11/2021). Foto : (Super Radio/Hamidiah Kurnia)

SR, Surabaya – Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Agustin Poliana menyelenggarakan reses di balai RT 1 RW 9, Tambak Asri, Morokrembangan, Surabaya, Senin (1/11/2021). 

Agustin mengatakan, dipilihnya lokasi ini adalah guna membangun dan merekatkan kembali ikatan yang sebelumnya sempat terputus.

“Reses kali ini memang saya prioritaskan di asal saya dulunya. Karena warga juga harus tahu bahwa berangkatnya adalah dari PDI Perjuangan untuk membesarkan diri. Harapan saya kedepan, PDI Perjuangan tetap besar di wilayah RW 9 ini,” ucapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, dengan rasa kekeluargaan, para warga sangat antusias menyampaikan aspirasinya kepada salah satu wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Salah satunya disampaikan oleh Johan, Ketua RW 9, yang meminta dukungan untuk meningkatkan ekonomi warganya melalui budidaya maggot yang telah dirintis bersama.

“Jadi kami sekarang sedang berjuang membangun rumah maggot. Kemarin sudah matur ke Pak Wali Kota, Alhamdulillah akan ada bibit lele, ayam yang nanti, sebagian hasilnya dibagikan ke warga. itu yang sedang kita ajukan,” kata Johan.

Johan menambahkan, saat ini rumah maggot di wilayahnya masih terbatas, sehingga ia berharap dapat difasilitasi agar tempat budidaya bisa semakin luas.

“Nah yang di deck baru RW 9 kita masih lobi ke RW 8. Jadi nanti ketika warga mau menjadi petani maggot, hasilnya per kilogram itu kita beli 4 ribu. Saya mohon restu dan dukungan ibu, mohon difasilitasi,” ujarnya.

Mendengar hal tersebut, Titin sapaan akrabnya mengaku senang dengan perkembangan yang telah terjadi di RW 9. Dirinya juga akan mendorong usulan tersebut dan mengupayakan percepatannya melalui Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya.

“Kalau itu sudah menjadi hal yang berkembang, insya Allah mereka ingin bisa diekspor. Nah wilayah RW 9 bisa menjadi suatu gebrakan yang positif dan bisa sebagai percontohan. Bukan hanya di RW 9 saja, kedepan banyak RW lain yang mengikuti,” jelas Agustin.

“Kedepan nanti kita akan support. Sejauh ini mereka berharap tempatnya, lalu butuh anggaran yang tidak sedikit. Itu bisa ada dana hibah yang tersampaikan bagi mereka sehingga bisa berkembang,” imbuhnya.

Tak lupa, dirinya mengimbau warga untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.

“Meskipun Surabaya sudah masuk level 1 tapi tetap harus dijaga protokol kesehatannya. Jangan sampai setelah level 1 malah naik lagi, harapan saya kita bisa menurunkan kasus Covid-19 di kota ini,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.