Debarkasi Surabaya Pulangkan 25.005 Jemaah Haji sampai Kloter 66

Rudy Hartono - 19 June 2026
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam saat menyambut kepulangan jamaah.

SR, Surabaya — Proses operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M terus menunjukkan progres yang positif dan berjalan lancar. Hingga memasuki hari ke-18 pemulangan, Kamis (18/6/2026) pukul 15.00 WIB, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya tercatat telah sukses memulangkan sebanyak 25.005 jemaah dan petugas ke tanah air.

Angka kumulatif tersebut mencakup kepulangan hingga kloter 66, yang berarti sekitar 57 persen dari keseluruhan rencana pemulangan sebanyak 44.000 orang telah terselesaikan. Khusus pada hari ke-18 ini, fasilitas debarkasi menerima kedatangan lima kelompok terbang sekaligus, yakni kloter SUB 62, SUB 63, SUB 64, SUB 65, dan SUB 66 dengan total rombongan mencapai 1.890 orang jemaah.

Secara rinci, komposisi pemulangan jemaah haji Jawa Timur dan sekitarnya yang sudah tiba ini terdiri dari 24.556 orang jemaah mandiri. Kehadiran mereka di tanah air didampingi secara melekat oleh 263 petugas kloter, 97 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 89 Pembimbing Ibadah Haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU).

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian proses kepulangan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Hal ini tidak lepas dari koordinasi yang solid dan dukungan penuh dari seluruh unsur pelayanan yang terlibat di lingkungan Debarkasi Surabaya.

“Alhamdulillah, hingga kloter 66 operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya berjalan dengan baik. Sebanyak 25.005 jemaah dan petugas telah kembali ke tanah air dengan aman. Kami terus memastikan seluruh layanan debarkasi, mulai dari penerimaan jemaah, pemeriksaan kesehatan, pengambilan bagasi hingga pemulangan ke daerah asal berjalan optimal,” ujar As’adul Anam saat memberikan keterangan resminya di Surabaya.

Berdasarkan data operasional penerbangan, tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) pesawat dinilai sangat memuaskan. Dari total 65 kloter yang telah mendarat di Bandara Internasional Juanda, sebanyak 47 kloter tercatat tiba tepat waktu, 11 kloter mendarat lebih cepat dari jadwal semula, dan hanya 7 kloter yang dilaporkan mengalami keterlambatan.

Di sisi lain, PPIH Debarkasi Surabaya juga memperbarui data mutasi keluar jemaah yang berjumlah 171 orang. Data dinamis tersebut meliputi 24 jemaah yang masih sakit di Arab Saudi, 30 jemaah wafat di Arab Saudi, 10 jemaah tunda pulang, 60 kursi kosong (seat kosong), 40 jemaah yang pindah kloter, serta 7 jemaah yang memilih pulang secara mandiri. Sementara itu, untuk data mutasi masuk tercatat sebanyak 78 orang.

Terkait jemaah yang mengalami kendala medis, saat ini masih terdapat 13 jemaah haji Indonesia yang harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi sehingga belum bisa dipulangkan bersama rombongan kloternya. Pihak panitia terus membuka jalur komunikasi dengan tim medis di sana guna memantau perkembangan kesehatan jemaah secara berkala.

“PPIH Debarkasi Surabaya terus memberikan perhatian terhadap jemaah yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Kami berharap seluruh jemaah yang masih dirawat dapat segera pulih dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Kami juga mengimbau seluruh jemaah yang sudah tiba agar tetap menjaga kesehatan selama perjalanan menuju daerah masing-masing serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran proses pemulangan hingga seluruh kloter tiba di tanah air,” pungkas As’adul Anam. (js/red)

 

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.