Agustin Poliana Dorong Pelaku UMKM Lebih Berdaya dan Melek Digital

Yovie Wicaksono - 19 June 2022
Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur Agustin Poliana dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertajuk "Platform UMKM Menuju Kreativitas Smart City serta Membangun Kemandirian SDM" di Grand Mercure Mirama, Minggu (19/6/2022). Foto : (Super Radio/Hamidiah Kurnia)

SR, Surabaya – Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur Agustin Poliana mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar lebih berdaya dan melek digital.

Hal ini, ia sampaikan dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertajuk “Platform UMKM Menuju Kreativitas Smart City serta Membangun Kemandirian SDM” di Grand Mercure Mirama, Minggu (19/6/2022).

“Tujuan kita itu agar UMKM bisa berkembang pesat bukan hanya di lokal,” ujar legislator yang akrab disapa Titin ini.

Pesatnya perkembangan digital, ucap Titin, bagai pisau bermata dua. Hal ini bisa memberikan peluang UMKM untuk lebih luas memasarkan produknya, namun juga dihadapkan dengan banyaknya pesaing yang menjual produk serupa.

Oleh karena itu, menurutnya, perlu adanya strategi dan kepekaan untuk menangkap kesempatan yang ada.

“Ini Sumber Daya Manusia (SDM) yang mulai kita bina sehingga para pelaku UMKM sebagai garda terdepan perekonomian Surabaya dan Jatim itu bisa mulai memikirkan kedepan harus bagaimana dan menata diri lewat SDM yang ada,” jelasnya.

“Karena sekarang ini Pemkot maupun provinsi itu berharap banyak pada UMKM, jadi harapan kita kedepan UMKM bisa mendongkrak perekonomian Surabaya,” imbuh Titin.

Jika ini tercapai, maka masalah selanjutnya adalah permodalan. Untuk itu, Titin mendorong Bank Perkreditan Rakyat (BPR) UMKM agar memprioritaskan pemberian modal ke pelaku usaha kecil.

“Secara tidak langsung harusnya mereka lebih peduli pada masyarakat perkotaan agar jangan sampai pelaku UMKM ini terlibat di peminjaman diluar sistem dan terjerat pinjol. Kenyataan sampai hari ini masih banyak yang terjebak pinjol, ini sangat memperihatinkan,” tuturnya.

Hal serupa, disampaikan Koordinator Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Surabaya Pusat, Muzan Thoib. Salah satu narasumber tersebut menyampaikan, UMKM memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi.

Oleh sebab itu perlu kerja sama dari seluruh pihak untuk mewujudkannya. “Ibarat mobil pemerintah itu adalah pendorongnya dan UMKM adalah mobilnya jadi butuh kerja sama bersama,” kata Muzan. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.