Warga Desak Polisi Serius Usut Perusakan Cagar Budaya di Makam Sunan Bonang
SR, Tuban – Puluhan warga yang mengatasnamakan Aliansi Umat Peduli Situs Mbah Bonang menggelar aksi di depan Mapolres Tuban, Jawa Timur, Senin (18/5/2026)
Mereka mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas dugaan perusakan cagar budaya di kompleks makam Sunan Bonang yang diduga dilakukan oleh HB.
Aliansi tersebut terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat dan komunitas, di antaranya PWI-LS Tuban, FKPP Tuban, Patriot Garuda Nusantara, Jamaah Hidayatus Sholihin, Jaringan Umat Peduli Cagar Budaya, Tiban Suruan, YPI At Tafsir, hingga Pemuda Anti-Korupsi Tuban dan Bojonegoro.
Koordinator aksi, Ainun Na’im Ma’rifatullah mengatakan, kedatangannya ke Polres Tuban untuk meminta kepastian dan transparansi pihak kepolisian dalam penanganan kasus tersebut. Menurutnya, penanganan kasus dugaan perusakan situs cagar budaya di kompleks makam Sunan Bonang yang diduga dilakukan oleh HB berjalan kurang transparan.
Massa juga mempertanyakan proses hukum terhadap pihak yang disebut terlibat dalam pembongkaran nisan lama yang diketahui berlangsung sejak tahun 2011 silam. “Jangan sampai ada kesan penanganannya tidak profesional,” kata Ainun, Senin (18/5/2026).
Dugaan perusakan situs makam diketahui dari perubahan batu nisan lama yang terbuat dari batu andesit kini sudah berganti menjadi model baru berbahan keramik. Ia menilai, perubahan pada area makam tersebut berpotensi menghilangkan jejak sejarah dan nilai budaya situs peninggalan leluhur tersebut. “Kami meminta bentuk asli situs cagar budaya dikembalikan seperti semula,” ujarnya.
Ainun mengungkapkan, laporan terkait dugaan perusakan situs makam telah berjalan sekitar delapan hingga sembilan bulan lalu. Kasus tersebut sebelumnya sempat dihentikan melalui SP3, namun kembali dibuka setelah ditemukan fakta baru. (*/red)
Tags: cagar budaya, makam sunan bonang, polisi, superradio.id, tuban
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





