Wagub Jatim Tawarkan Pengembangan BTS kepada Ketua Menteri Melaka Malaysia

Yovie Wicaksono - 19 October 2019
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Menteri Melaka Malaysia, Adly bin Zahari di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (18/10/2019). Foto : (humas Setdaprov Jatim)

SR, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menawarkan proyek pengembangan Bromo, Tengger, Semeru (BTS) kepada masyarakat Melaka asal Malaysia untuk bisa dikunjungi.

“Terutama bagi kunjungan Ketua Menteri Melaka ini tentunya kami sambut baik. Setelah ini akan kami sampaikan kepada Ibu Gubernur Khofifah. Tapi pada prinsipnya Ibu Khofifah ingin agar BTS ini bisa menambah potensi wisatawan mancanegara,” ujar Emil saat menerima Ketua Menteri Melaka Malaysia, Adly bin Zahari di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (18/10/2019).

Ia menyampaikan, saat ini pulau Bali telah over jumlah wisatawan mancanegaranya. Oleh karena itu, Jatim tengah menyiapkan wisata alam yang sangat luar biasa yakni Gunung Bromo. Nantinya, wisatawan mancanegara seperti Melaka, Malaysia bisa menempuh banyak jalur menuju gunung tersebut.

Emil juga menyambut baik peluang penggabungan paket wisata dari Surabaya-Melaka-Malaysia menuju Naning (Tiongkok) dan Hainan (China) lewat jalur udara. Jika jalur tersebut dibuka, maka Jatim bisa menyambut datangnya wisatawan dari China lewat Melaka. 

“Ini peluang yang sangat besar yang bisa dilihat dari sektor pariwisata,” tegasnya.

Ke depan, Pemprov Jatim akan segera menyiapkan langkah penjajakan kerjasama yang lebih mendalam untuk mendetailkan seluruh potensi yang bisa dilakukan. 

“Kami akan terus melakukan komunikasi bersama tim untuk memetakan sekaligus mendetailkan bentuk kerjasama yang bisa bermanfaat bagi kedua belah pihak,” jelasnya.

Ketua Menteri Melaka, Adly bin Zahari akan menyambut peluang tersebut. Apalagi, Melaka Malaysia saat ini banyak dikunjungi turis dari mancanegara. Setiap tahunnya terdapat sekitar 17 juta turis datang ke Melaka Malaysia. 

“Banyak wisatawan asing dari China, setelah mengunjungi Melaka mereka melanjutkan perjalanan ke Indonesia terutama ke Jatim atau Surabaya. Maka, kerjasama terutama konektivitas lewat udara akan kami perkuat,” ujarnya.

Adly bin Zahari pun menjelaskan, pada 2020, Melaka akan mengembangkan Cruise Terminal bekerjasama dengan perusahaan besar kapal pesiar. Jika kerjasama dengan Jatim bisa terjalin dengan baik maka akan meningkatkan keuntungan kedua negara. 

Tak hanya itu, pada kunjungannya di Jatim, pihaknya ingin menjajaki berbagai bentuk peluang kerjasama lain seperti sektor kesehatan hingga pendidikan.  

“Kami sepakat dengan Pak Wagub Jatim setelah ini kami akan memperkuat dan merancang bersama oleh tim yang kredibel supaya kerjasama ini bisa langsung diaplikasikan,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.