Surabaya Gencarkan Razia Tindak Tegas Truk Sampah Bocor

Rudy Hartono - 9 June 2026
Pengawasan truk pengangkut sampah di Kota Surabaya. (sumber: antara)

SR, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan armada truk pengangkut sampah yang melayani pengangkutan dari tempat penampungan sementara (TPS) menuju tempat pembuangan akhir (TPA) untuk mencegah kebocoran air lindi.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabayan Wasis Sutikno, Senin (8/6/2026) mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung terhadap armada pengangkut sampah dilakukan secara berkala.

“Kita temukan angkutan swasta itu bak kontainernya bolong-bolong. Kemudian kalau compact-nya teman-teman (DLH) kita cek kelayakan waktu jalan malam, lampu-lampu sein, rem dan lain-lain. Ada satu yang lampu rem belakangnya tidak menyala, mati,” katanya.

Menurutnya, armada yang ditemukan mengalami kerusakan ringan langsung diberikan teguran agar segera dilakukan perbaikan tanpa menunggu jadwal perawatan rutin.

Selain memeriksa kelayakan kendaraan, DLH Surabaya juga melakukan pengecekan terhadap sistem penampungan air lindi pada truk compactor.

Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan tidak terjadi kebocoran yang dapat menyebabkan cairan sampah tercecer selama proses pengangkutan menuju TPA.

“Kalau seal-nya rusak atau ada yang keropos penampungannya itu di jalan (air lindi) keluar. Nah, itu juga kita cek,” tuturnya.

Wasis mengatakan, setidaknya ada sekitar 10 armada milik DLH dan pihak swasta yang dilakukan pengecekan.

“Kita cek ternyata ada (armada) yang banyak isinya (lindi). Jadi kita keluarkan sekalian, kita tap di situ lalu kita semprot. Memang banyak lindi-nya, tapi yang penting penampungannya tidak bocor,” katanya.

Ia memastikan, kegiatan pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai jalur distribusi sampah di Surabaya, baik di wilayah utara maupun selatan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh armada tetap laik jalan.

“Kita lakukan berkala. Mungkin kemarin yang jalur selatan, kapan waktu nanti kita ingin yang jalur utara. Kan ada yang lewat utara, selatan dan Jalan Tol. Paling enak di Jalan Jawar, akses mau ke TPA itu kan semuanya pasti kumpul (lewat) sana,” ujarnya.

Saat ini, DLH Surabaya mengoperasikan sekitar 104 armada truk sampah yang terdiri dari compactor dan arm roll. Lebih dari 100 armada itu melayani 195 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya.

“Total armada kita ada 104, terdiri dari truk compactor sama arm roll. Sedangkan TPS kita jumlahnya 195,” tuturnya. (*/ant/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.