Tinjau Pameran Lukisan ‘Melik Nggendong Lali’, Megawati: Dalam Seni, Ada Politik
Prihatin TIM Berubah Jadi Pusat Perdagangan
Ia mengaku dahulu ada berbagai tempat sekolah seni seperti Taman Ismail Marzuki. Namun, sekarang menjadi pusat perdagangan. “Yang sayang itu kan TIM, saya perhatikan apa ya, tidak jelas,” ujar Megawati.
Di sisi lain, Megawati mengaku sangat ingin memborong semua karya seni yang dipamerkan oleh Butet. Kendati demikian, dia memikirkan kemampuannya untuk menebus karya tersebut.
“Ini kan lembut banget tidak teriak-teriak. Jadi itu, kalo ditanya favorit saya yang mana, itu banyak banget,” tuturnya.
Sementara itu, Butet berterima kasih kepada Megawati yang sudah meluangkan waktu untuk mendatangi pamerannya. Adapun karya-karya itu sudah disiapkan selama 4 tahun. “Saya terima kasih sekali (kepada Bu Mega yang sudah datang),” ucap Butet.
Ia mengaku beruntung, pamerannya bisa dihadiri seorang presiden seperti Megawati. Sebab, tidak semua seniman bernasib baik seperti dirinya dapat dikunjungi presiden.
“Ini merupakan sebuah kemewahan dan kehormatan, saya merasa ini apresiasi atas yang saya kerjakan dan tidak sia-sia yang saya kerjakan,” pungkasnya. (*/ant/red)
Tampilkan SemuaTags: Butet kartaredjasa, megawati soekarnoputri, melik nggendong lali, pameran lukisan
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





