Tingginya Permintaan Produk Digital

Yovie Wicaksono - 19 August 2023
Suara warga adalah artikel atau opini pribadi penulis dan bukan representasi redaksi Super Radio
Ilustrasi Belanja Online.

Oleh: Andhika Wahyudiono

Laporan eConomy SEA 2022 telah mengungkapkan bahwa sekira 80 persen konsumen digital di Indonesia berencana untuk mempertahankan dan meningkatkan penggunaan layanan digital pada tahun 2023. Hal ini menjadi cerminan nyata atas tingginya minat masyarakat dalam berbelanja secara online. Tokopedia, sebagai salah satu platform e-commerce terkemuka di Indonesia, berhasil menarik perhatian masyarakat dengan berbagai kategori produk yang laris manis selama semester I-2023.

Corporate Affairs Lead Tokopedia, Antonia Adega mengungkapkan, kategori produk yang paling diminati oleh masyarakat dalam berbelanja online lewat Tokopedia adalah rumah tangga, otomotif, fesyen, elektronik, serta hobi dan gaya hidup. Dibandingkan dengan semester II-2022, kategori-kategori tersebut mengalami peningkatan permintaan yang signifikan.

Pada kategori produk rumah tangga, misalnya, produk pengukur kualitas udara serta lem dan gunting pipa menjadi produk terlaris. Sementara itu, kategori otomotif menunjukkan peningkatan pesat dengan produk seperti mobil, motor, dan oli menjadi produk paling diminati dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari dua kali lipat.

Lebih menarik lagi, penjualan online mobil listrik dan motor listrik melalui Tokopedia meningkat hampir empat kali lipat dan 10 kali lipat. Tokopedia juga berusaha mengakomodasi tingginya kebutuhan masyarakat akan produk otomotif dengan menghadirkan Tokopedia Garage, yang menyediakan pilihan produk otomotif dengan flash sale serba Rp5 ribu. Selain itu, kampanye ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membeli kendaraan listrik dengan diskon hingga Rp10 ribu, sejalan dengan komitmen ‘Tiga Nol’ GoTo untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik dan mengurangi emisi karbon.

Peningkatan aktivitas masyarakat yang kembali seperti sebelum pandemi turut mendorong permintaan produk fesyen di Tokopedia. Beberapa produk fesyen, seperti baju muslim anak, pakaian muslim pria, dan outerwear muslim wanita, menjadi yang paling laris dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari tiga kali lipat.

Sementara itu, pada kategori produk elektronik, True Wireless Stereo (TWS), smartphone, dan tablet menjadi produk terlaris dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 4,5 kali lipat. Sedangkan pada kategori produk hobi dan gaya hidup, perangkat virtual reality, sim card internasional, dan board game menjadi produk yang paling diminati dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 6 kali lipat.

Antonia menambahkan, saat ini ada lebih dari 14 juta penjual di Tokopedia, hampir 100 persen di antaranya adalah pelaku UMKM. Tokopedia juga telah menghadirkan akses bagi masyarakat di 99 persen kecamatan di Indonesia untuk mengakses lebih dari 1,8 miliar produk terdaftar dengan harga transparan.

Dalam rangka meningkatkan daya saing pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia, Tokopedia telah menggencarkan inisiatif Hyperlocal. Inisiatif ini menerapkan teknologi geo-tagging dan memiliki beberapa manifestasi, seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) yang memungkinkan pembeli melihat produk penjual terdekat dari lokasi mereka. Tokopedia juga menyediakan layanan Dilayani Tokopedia yang memungkinkan penjual menitipkan produk di gudang-gudang pintar Tokopedia di wilayah dengan permintaan tinggi.

Hyperlocal Tokopedia telah memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi berbagai wilayah di Indonesia. Berdasarkan riset Tokopedia dan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), kota-kota dengan Hyperlocal Tokopedia mencatat pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kota-kota tanpa Hyperlocal, yakni 2,78 persen dibandingkan dengan 1,26 persen.

Tokopedia memiliki komitmen yang kuat untuk terus berinovasi dan menghadirkan berbagai inisiatif, seperti Hyperlocal, dengan tujuan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta berkontribusi dalam kemajuan industri e-commerce dan ekonomi Indonesia secara inklusif. Melalui inovasi dan inisiatif tersebut, Tokopedia ingin memberikan akses yang lebih mudah dan luas bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia untuk berbelanja secara online dan memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih efisien.

Dengan kehadiran layanan Hyperlocal, Tokopedia berupaya untuk memastikan bahwa setiap wilayah di Indonesia dapat merasakan manfaat dari ekosistem e-commerce, termasuk di daerah-daerah yang sebelumnya mungkin kurang terjangkau oleh layanan online. Inisiatif seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan Dilayani Tokopedia memberikan solusi bagi penjual dan pembeli untuk saling terhubung dengan lebih dekat, sehingga memberikan kemudahan dalam transaksi dan memperluas pasar bagi pelaku UMKM.

Tokopedia juga melihat bahwa kontribusi mereka tidak hanya pada tingkat bisnis, tetapi juga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi di berbagai kota di Indonesia. Dengan adanya Hyperlocal, Tokopedia dapat membantu memperkuat ekonomi lokal dengan memberdayakan pelaku UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, komitmen Tokopedia terhadap inklusivitas juga tercermin melalui dukungannya terhadap penggunaan kendaraan listrik. Dengan menyediakan platform bagi penjualan mobil dan motor listrik, Tokopedia turut mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah lingkungan.

Dengan berbagai langkah progresifnya, Tokopedia memberikan inspirasi bagi industri e-commerce di Indonesia untuk selalu berinovasi dan berusaha memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Komitmen Tokopedia dalam menyediakan layanan terbaik dan inklusif menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan mendukung cita-cita pembangunan berkelanjutan negara. (*) 

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.