THP Kenjeran Masih Ramai Dikunjungi Wisatawan di H+4 Lebaran

Yovie Wicaksono - 7 May 2022
THP Kenjeran Masih Ramai Dikunjungi Wisatawan di H+4 Lebaran. Foto : (Super Radio/Hamidiah Kurnia)

SR, Surabaya – Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya masih bertahan sebagai salah satu tujuan favorit untuk menghabiskan masa libur lebaran.

Terpantau, di hari keempat usai hari raya Idulfitri, sekira 2.800 pengunjung masih berdatangan, baik dari dalam maupun luar kota. 

“Kalau dibanding bulan Ramadan memang ada peningkatan sampai 30 persen. Di Ramadan kunjungannya antara 600-800 pengunjung,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Obyek Wisata Kenjeran Surabaya, Rusdi Ismet, Jumat (6/5/2022).

Jumlah ini, juga diperkirakan terus meningkat di puncak libur antara 7-8 Mei 2022. “Dari tanggal 2 sampai hari ini kunjungan kita cukup lumayan. Hari pertama sekira 1.215, hari kedua dan ketiga melonjak, dan paling ramai Kamis 4.993 pengunjung,” jelasnya.

Selama periode lebaran, kata Rusdi, THP Kenjeran akan menyuguhkan berbagai hiburan untuk masyarakat.

Tidak hanya menikmati pesisir pantai, pengunjung juga akan dihibur dengan live musik, playground, air mancur, hingga wisata perahu yang akan mengantarkan ke pulau pasir.

Setelah lelah berjalan, bisa dilanjutkan dengan mengisi perut dan belanja oleh-oleh di 197 UMKM yang tersebar di sisi selatan hingga utara Pantai Kenjeran.

“Mereka rata-rata sebelumnya sudah berjualan di THP Kenjeran dan memang rata-rata pedagang lama, hanya kita buat bangunan yang baru senyaman dan seasri mungkin,” jelasnya.

“Mereka tidak perlu antri membayar di pedagangnya, karena di masing-masing titik sudah kami siapkan sekira 6 kasir. Jadi memudahkan pengunjung,” imbuhnya.

Di samping itu, untuk menghindari kerumunan maka pihaknya hanya memberlakukan pemesanan tiket secara online melalui https://tiketwisata.surabaya.go.id/destination/taman-hiburan-pantai-kenjeran dengan tarif Rp 10 ribu per orang.

“Untuk saat ini kami maksimalkan untuk tiket online, karena kalau offline nanti cukup memakan waktu. Pengunjung harus menunjukan KTP untuk proses screening dan menimbulkan kerumunan,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.