SRPB Jatim Peringati 9 Tahun Mengabdi pada Kesiapsiagaan Bencana

Rudy Hartono - 27 April 2026
Foto Bersama Jajaran SRPB Jatim bersama Tamu Undangan Usai Acara Peringatan 9 Tahun SRPB Jatim di Tenda Pendidikan Bencana BPBD Jatim, Minggu (26/4/2026). (foto: rri)

SR, Surabaya –  Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Arisan Ilmu Nol Rupiah (AINR), Hari Kesiapsiagaan Bencana, Halal Bihalal, serta Peringatan 9 Tahun SRPB Jawa Timur pada hari Minggu (26/4/2026).

Acara tersebut di selenggarakan di Tenda Pendidikan Bencana BPBD Jatim dengan menghadirkan berbagai macam kegiatan seperti simulasi gempa bumi yang diikuti oleh seluruh peserta acara.

Koordinator SRPB Jatim Rachmad Subekti Kimiawan mengungkapkan tema acara peringatan kali ini yakni “Mitigasi hingga Aksi: 9 Tahun Tak Pernah Berhenti” menunjukkan komitmen SRPB dalam mewujudkan kesiapsiagaan bencana.

“Ini bentuk komitmen kita bersama BPBD Jatim dan juga para relawan dalam mewujudkan kesiapsiagaan bencana di Jatim, dengan selalu mengedepankan Mitigasi hingga Aksi,” ujar Wawan dilansir rri.co.id

Ia menambahkan di usia ke 9 tahun ini, pihaknya tidak hanya berfokus pada respon bencana, namun juga fokus di pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana dalam proses mitigasi kebencanaan.

“Artinya di usia ke 9 tahun ini kami tidak hanya berfokus pada respon bencana, namun juga fokus di pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana dalam mitigasi kebencanaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, dirinya menyampaikan pesan kepada seluruh relawan dan juga masyarakat untuk menanamkan kewaspadaan dan kebersamaan untuk saling bantu terhadap sesama demi meminimalisir resiko yang di timbulkan saat bencana.

“Pesan dan harapan kami sangat besar kepada setiap relawan, bahwa pengabdian ini tidak ada batas akhir, bisa di bilang hingga menghembuskan nafas terakhir,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga sangat berharap kepada generasi muda untuk lebih peka terhadap pengetahuan kebencanaan sehingga mampu menjadi agen perubahan khususnya bagi kelompok rentan resiko bencana. (*/rri/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.