Ramaikan Halal Expo 2021 di Turki, Peserta Indonesia Catatkan Transaksi Menjanjikan

Yovie Wicaksono - 4 December 2021
Dua juru masak Indonesia, Neni Adung (kedua dari kiri) dan Nuharania Pitasuci (ketiga dari kiri) pemenang lomba kuliner halal kategori peserta Perguruan Tinggi. Foto : (KBRI Ankara)

SR, Ankara – Dalam gelaran 7th World Halal Summit dan 8th OIC Halal Expo di Istanbul, Turki, Indonesia yang hadir selama empat hari pameran di Paviliun Utama, berhasil catatkan transaksi sekurangnya senilai USD 3.8 juta dan 4 MoU kerjasama dagang.

Hingga saat ini proses pencatatan transaksi masih berlangsung, sejumlah peserta masih melakukan pembicaraan dengan calon importir.

“Kami masih terus lakukan pencatatan transaksi, baik yang real maupun potensial. Antusiasme pengunjung dan buyer sangat tinggi selama pameran. penjajakan dan pembicaraan diluar jam pameran maupun setelah pameran ditutup”, ujar Atase Perdagangan RI Ankara, Eric Gokasi Nababan dalam keterangan resmi yang diterima Super Radio, Jumat (3/12/2021).

Ia mengatakan, porsi terbesar transaksi dicatatkan dari produk kopi, rempah dan green bean kopi yang menjadi andalan Indonesia.

Dalam kesempatan pameran tersebut, 4 Nota Kesepahaman (MoU) telah ditandatangai oleh peserta Indonesia dengan perusahaan asal Turki untuk transaksi produk kopi dan coklat.

Turut pula menyumbang nilai transaksi yang signifikan antara lain produk cabai kering, makanan dan minuman, produk furnitur, rempah-rempah, serta produk lifestyle.

Selain dikunjungi oleh potential buyers dan pengunjung umum, Paviliun Indonesia yang tampil apik dengan 24 eksportir, yang dikurasi bersama oleh KBRI Ankara dan Kementerian Perdagangan, juga dikunjungi oleh Wakil Presiden Turki, Fuat Oktay.

Dalam kunjungan tersebut Wapres Turki secara khusus memberikan perhatian kepada Fintec Syariah Indonesia, Alami Peer to Peer Landing, yang juga berpartisipasi dalam pameran tersebut dan mendapatkan perhatian dari sejumlah angel investor Turki.

“Sambutan pasar produk halal cukup antusias dengan produk-produk halal Indonesia. Meskipun negara-negara lain sudah jauh lebih dahulu memulai, masih ada peluang besar bagi Indonesia untuk rebranding dan menjadi pemain penting dalam pasar produk halal dunia. Perlu upaya persisten dan berkesinambungan dari semua pihak,” ujar Duta Besar RI Ankara, Lalu M. Iqbal mengomentari hasil pameran selama 4 hari tersebut.

Sekadar informasi, The 8th OIC Halal Expo 2021 berlangsung 25 – 28 November 2021. Pameran halal terbesar di dunia yang berlangsung setiap tahun di Istanbul, Turki, tersebut pada tahun ini diikuti oleh leboh dari 19 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) maupun negara non-anggota OKI.

Di sela-sela kegiatan pameran juga berlangsung kompetisi kuliner halal dan Halal Summit. Dalam kompetisi kuliner halal, peserta Indonesia mendapat predikat juara pertama untuk kategori Perguruan Tinggi. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.