Said Abdullah Jamin Sportivitas dan Sikap Anti-Rasis di Soekarno Cup 2026
SR, Surabaya – Gelaran sepak bola usia muda tingkat nasional, Soekarno Cup 2026, resmi dibuka di Kota Surabaya dengan menghadirkan 16 kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia. Turnamen ini kembali hadir untuk menyalakan semangat perjuangan dan membangun karakter generasi muda melalui olahraga.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan komitmennya sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan kompetisi yang profesional dan berwibawa. Ia menekankan bahwa seluruh panitia akan memberikan pelayanan terbaik serta perlakuan yang sama bagi seluruh atlet yang berlaga.
Dalam sambutannya, Said Abdullah memberikan peringatan keras mengenai pentingnya menjaga etika di lapangan hijau. “Fair play kami tegakkan dan tidak ada sikap apapun dari kami bahkan dari siapapun untuk bersikap rasis bagi sesama saudara kita,” tegas Said di hadapan para peserta di Stadion 10 November, Surabaya, Senin (10/8/2026).
Ia menambahkan, bahwa para atlet usia 17 tahun ini merupakan harapan besar bagi masa depan sepak bola tanah air. Said meyakini bahwa dengan pembinaan yang konsisten sejak dini, mimpi Indonesia untuk berlaga di level internasional kelas dunia dapat segera terwujud.

Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun, menjelaskan pemilihan Surabaya sebagai lokasi karena statusnya sebagai kota pahlawan sekaligus tempat lahirnya Bung Karno. Turnamen ini diyakini sebagai jalan untuk membangun karakter bangsa atau nation building.
Komarudin menyebutkan bahwa di lapangan hijau, anak-anak belajar disiplin, kerja keras, dan kerja sama tim . Menurutnya, Soekarno Cup bukan sekadar mencari juara, melainkan ruang untuk membentuk manusia yang sportif dan menjunjung tinggi semangat gotong royong.
Diungkapkan Komarudin bahwa turnamen Soekarno Cup ini merupakan hasil rancangan Prananda Prabowo – putra Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri – yang mengusung filosofi politik olahraga Bung Karno. Melalui ajang ini, olahraga diposisikan sebagai instrumen perjuangan untuk membangun prestasi sekaligus mewujudkan kepemimpinan Indonesia bagi dunia.
Sebelum meresmikan pembukaan, Komarudin berpesan agar para atlet bertanding dengan semangat namun tetap rendah hati. “Ingatlah, piala hanya dimiliki oleh satu tim, tetapi karakter yang kalian bangun selama turnamen ini akan menjadi milik kalian seumur hidup,” pungkasnya. (hk/red)
Tags: antirasis, pdip jatim, Said Abdullah, soekarno cup, sportif, superradio.id, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





