Puncak Arus Mudik, Penumpang di Terminal Purabaya Melonjak 35 Persen
SR, Surabaya – Suasana mudik sangat terasa di berbagai tempat, salah satunya di Terminal Purabaya Sidoarjo. Terpantau hingga Kamis (20/4/2023), puluhan ribu pemudik memadati terminal yang berada di wilayah Bungurasih, Waru ini.
Staf Administrasi Terminal Purabaya, Cipto Widiyanto mengatakan, peningkatan jumlah penumpang terus terjadi. Data terakhir mencatat, sekira 31 ribu penumpang berangkat dari terminal Purabaya atau meningkat 35 persen dari tahun lalu yang hanya mencapai 28 ribu orang saja.
“Terjadi peningkatan dari beberapa hari terakhir, tanggal 19 April 2023 kemarin sudah mencapai 31 ribu, hari ini pun mulai pagi sudah terjadi peningkatan jumlah pemudik yang berangkat di terminal Purabaya,” ucapnya.
Dari kenaikan yang ada, pihaknya pun memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada malam ini. “Mulai terjadi lonjakan itu di tanggal 15 April, ada peningkatan dua kali lipat dibanding hari-hari sebelumnya yakni sebanyak 20 ribu orang atau sekitar 50 persen dari hari biasa,” tuturnya.
“Untuk daerah tujuan yang paling banyak itu untuk Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dominasi Tulungagung, Blitar, Kediri, Malang, Ponorogo, untuk Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Solo, Jogja,” imbuhnya.
Meski arus mudik tahun ini terbilang lebih padat dibanding tahun lalu, namun segala sesuatu sudah dipersiapkan secara matang. Mulai dari pemeliharaan armada bus yang akan berangkat hingga koordinasi dengan beberapa pihak.
Total ada 1.070 bus AKAP dan 2.170 bus AKDP yang disiapkan tahun ini. “Sampai saat ini armada yang kita miliki masih bisa mengakomodir, cuma kendala memang ada di waktu karena waktu tempuhnya menjadi lebih lama, di jalan juga cukup padat sehingga banyak bisa mengalami kelambatan,” jelasnya.
Selain itu, guna mengantisipasi adanya lonjakan tarif oleh oknum Perusahaan Otobus (PO) bus, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan menyetujui nilai tarif harus mengacu pada kebijakan pemerintah pusat.
“Kita mengacu pada petunjuk dari pusat, jadi untuk ekonomi tidak ada kenaikan tarif tapi untuk non ekonomi kebijakannya diserahkan pada masing-masing PO, dan dari koordinasi dengan beberapa PO itu rata-rata ada kenaikan kurang lebih 20 persen,” ucapnya. (hk/red)
Tags: penumpang bus, puncak arus mudik, Terminal Bungurasih, Terminal Purabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.






