Puluhan UMKM-Dinas se-Jatim Pamerkan Karya Kreatif di Royal Plaza

Rudy Hartono - 30 May 2025
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kunjungi salah satu stan UMKM di Pameran Kampung Kreasi (Pakasi 2025) ke-6 di lantai Ground Royal Plaza Surabaya, Kamis (29/5/2025). (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifrah Indar Parawansa resmi membuka Pameran Kampung Kreasi (Pakasi 2025) ke-6 di lantai Ground Royal Plaza Surabaya, Kamis (29/5/2025).

Peresmian dibuka dengan proses memukul lesung menggunakan alu bersama segenap jajaran Pemprov Jatim, STAN, dan perwakilan Kalimantan Selatan. Acara pun diwarnai penyerahan zakat dan bantuan kredit usaha rakyat (KUR) pada belasan wilayah.

Khofifah dalam sambutannya menyebut, kegiatan ini bertujuan sebagai wadah UMKM untuk mengembangkan usaha. Memasarkan inovasi masing-masing daerah se-Jatim sehingga bisa berdaya dan mandiri secara ekonomi.

Terlebih, peserta yang ikut pun beragam. Mulai dari produk kerajinan tas kulit, aneka makanan dan minuman khas lokal, songkok, produk dan pijat gratis disabilitas, hingga menggandeng beberapa universitas, dan layanan pengurusan izin usaha gratis.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) berfoto bersama para peserta Pameran Kampung Kreasi (Pakasi 2025) ke-6 di lantai Ground Royal Plaza Surabaya, Kamis (29/5/2025). (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

“Harapannya yang punya booth bisa saling melihat produk di kawan booth sebelahnya untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas masing masing produk, karena nilai tambah ada di kreativitas baru,” ujarnya saat membuka acara.

Khofifah menjelaskan, pasar produk Jatim kini makin meluas. Kualitasnya tak kalah bagus dibanding negara lain. Contohnya pada pasokan beras yang diekspor ke Malaysia dan Korea Selatan.

Untuk itu ia berharap Pakasi bisa meningkatkan produktivitas daerah. Bersama BUMDes dan mitra lainnya membuat inovasi, kreativitas, bersama membangun Jawa Timur. “Untuk menggapai market yang besar diperlukan inovasi dan kolaborasi. Sebetulnya berbagai institusi seperti perguruan tinggi, BUMN, BUMD siap memberikan pendampingan. Insya Allah semua stakeholder bisa memberikan skill inovasi dan kreativitas,” tuturnya.

Dari kiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim Ir Budi Sarwoto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Politeknik STAN Evi Mulyani usai menandatangani MoU kerjasama di pembukaan Pakasi 2025. (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ir Budi Sarwoto turut membeberkan laporannya. Menurutnya Pakasi 2025 akan membawa semangat baru pada pertumbuhan ekonomi desa.

Total 66 stan dengan berbagai produk dijajakan mulai 29 Mei-1 Juni 2025. Kegiatannya pun beragam. Selain pameran, juga akan digelar talkshow  dengan tema berbeda dan hiburan fashion show, lomba, dan kesenian selama 4 hari.

“Dari penyelenggaraan ini kami tampilkan kekuatan berbasis desa lokal menjadi sarana pelaku UMKM dan mitra desa untuk pasarkan produk unggulannya,” ucapnya dalam sambutan.

Momen ini, lanjutnya menjadi momen spesial sebab dibarengi dengan penandatanganan perpanjangan kesepakatan kerjasama atau MoU antara Pemerintah Provinsi Jatim dengan Polteknik STAN. Dimana STAN akan membantu membangun ekonomi desa lewat akselerasi transparansi BUMDes, implementasi Tridharama Perguruan Tinggi yang lebih komperhensif, hingga penguatan koperasi merah putih. (hk/red)

Tags: , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.