Puluhan Ribu Jemaah Ikuti Salat Idulfitri di Masjid Al Akbar Surabaya

Yovie Wicaksono - 10 April 2024
Suasana Masjid Al Akbar Surabaya saat Salat Idulfitri 1 Syawal 1445 H pada Rabu (10/4/2024). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Puluhan ribu umat muslim memadati Masjid Al Akbar Surabaya untuk mengikuti Salat Idulfitri 1 Syawal 1445 H pada Rabu (10/4/2024), pukul 06.00 WIB.

Area salat yang disiapkan mulai dari lantai satu, dua, dan halaman masjid, dengan kapasitas 40 ribu jamaah, nampak dipenuhi para jemaah dari berbagai wilayah.

Salah satu jemaah asal Wiyung Surabaya, Rachma mengaku memilih melaksanakan salat subuh berjamaah sekaligus salat ied di Masjid terbesar kedua di Indonesia setelah masjid Istiqlal, Jakarta ini.

“Tiap tahun memang selalu salat ied di sini, karena kan suasana Lebarannya lebih terasa ya, senang saja bisa salat di sini bersama keluarga. Sengaja datang sejak subuh biar tidak macet dan susah cari parkirnya,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Wulan, warga Sepanjang Sidoarjo. Lantaran ia datang mepet waktu salat, ia terpaksa jalan kaki cukup jauh karena tak mendapat tempat parkir. Saat salat pun, ia beserta keluarganya berada di shaf halaman masjid. Namun hal tersebut, lanjutnya, tak menyurutkan semangat dan suka cita untuk mengikuti salat ied di sana.

“Karena kesiangan ini tadi parkirnya sampai di gang sebelah Gerbang Tol Waru 6, salat juga tidak kebagian shaf di dalam masjid. Saya rasa tahun ini membludak, dibandingkan tahun kmrn bahkan dua tahun lalu. Tapi tetap senang bisa ikut salat ied di Masjid Akbar,” katanya.

Seperti diketahui, salat idulfitri ini dipimpin oleh Imam Besar Masjid Al-Akbar Surabaya, KH Abdul Hamid Abdullah dengan khotib Prof Ali Aziz, guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya yang menyampaikan khotbah bertema โ€œLebaran Meneguhkan Komitmen Muslim Berwawasan Kebangsaanโ€.

Untuk memastikan Salat Idulfitri kali ini berjalan aman dan lancar, pihak Masjid Al Akbar Surabaya menyiagakan dua dokter dan paramedis. Disiagakan juga satu dokter dan dua perawat dari RSUD Dr Soetomo, serta 30 paramedis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya, serta tiga ambulans untuk mengantisipasi jamaah yang sakit atau membutuhkan penanganan medis saat pelaksanaan salat ied. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.