Proses Pembelajaran Sekolah Kejuruan di Tengah Pandemi

Yovie Wicaksono - 21 July 2020
Proses pembelajaran daring di SMKN 12 Surabaya. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Dampak pandemi virus corona (Covid-19) sangat terasa di dunia pendidikan. Dimana proses pembelajaran yang awalnya berlangsung secara tatap muka, kini beralih daring. Tidak terkecuali Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 12 Surabaya.

Sekolah yang terletak di kawasan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo ini sebelumnya telah mengadakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran baru pada 13 – 15 Juli secara daring, kemudian dilanjutkan proses pembelajaran daring menggunakan aplikasi khusus serta kreasi guru dalam mengajar, seperti membuat video pembelajaran. Sedangkan untuk siswa bisa mengunakan perangkat apapun dalam proses belajar.

“Selama anak-anak harus belajar dari rumah, guru harus berperan aktif dalam pembelajaran daring ini, karena hampir semua jurusan ini bisa dilakukan dengan demo yang kemudian di videokan dan di share ke anak-anak secara langsung atau di unggah di Youtube,” ujar Humas SMKN 12, Mardi, Selasa (21/7/2020).

Pekerjaan rumah yang harus dipikirkan adalah bagaimana model pembelajaran praktik serta praktik kerja lapangan (PKL) yang dilaksanakan di Dunia Usaha atau Dunia Industri. “Ini yang masih kami pikirkan bagaimana caranya,” ujarnya.

Terlebih, SMKN 12 merupakan sekolah seni terbesar di Jawa Timur yang memiliki jurusan seni tari, karawitan, pedalangan, musik, teater, seni rupa dan seni lukis.

Mardi mengatakan, total ada 2700 siswa di SMKN 12 Surabaya. Khusus tahun ajaran 2020 – 2021, pihak sekolah meminta ketentuan khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penerimaan siswa baru untuk menggelar jalur bakat minat. Hasilnya, jurusan pedalangan yang biasanya sangat minim peminat, tahun ini ada sebanyak 10 siswa dan jurusan karawitan memenuhi pagu yang ada.

Siswa di SMKN 12, berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Banyuwangi, Jombang, Mojokerto dan Situbondo.

Sekedar informasi, total ada 17 jurusan di SMKN 12 yakni animasi, kria kayu, kria tekstil, kria logam, kria kulit, seni karawitan, seni pedalangan, tata artistik teater, seni tari, seni lukis, multimedia, desain interior dan teknik furnitur, desain komunikasi visual, produksi film, seni musik, seni teater, dan teknik permesinan. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.