Pemudik Gandrungi Soto Khas Kediri yang Melegenda Sejak 1969

Yovie Wicaksono - 4 June 2019
Suasana wisata kuliner Soto Bok Ijo di Kelurahanan Tamanan yang tak pernah sepi pengunjung. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Di penghujung Ramadan hingga lebaran,  wisata kuliner Soto Bok Ijo di Kelurahan Tamanan, setiap harinya tidak pernah sepi pengunjung. Terutama pada petang hari menjelang waktu berbuka puasa. Antrian panjang mobil, mau pun kendaraan roda dua dari berbagai daerah milik para pemudik terlihat terparkir berjajar.

Soto Bok Ijo Tamanan, merupakan salah satu kuliner legendaris Kota Kediri yang terkenal kelezatannya. Tak heran, jika setiap momen lebaran tiba, Soto Bok Ijo Tamanan menjadi jujugan utama bagi para pemudik.

Di wisata kuliner Soto Bok Ijo Tamanan, ada 10 orang pedagang yang setiap harinya mangkal disana. Pada saat jelang lebaran seperti sekarang, harga Soto Bok Ijo tamanan mengalami kenaikan seribu rupiah per porsi. Jika sebelumnya harga soto di beri harga Rp 6 ribu per porsi, sekarang naik menjadi Rp 7 ribu perporsi. “Harganya naik baru-baru ini, sebelumnya per porsi cuma 6 ribu,” ujar salah satu karyawan Soto Pak No, Adi.

Jika dibungkus dan dibawah pulang, harganya menjadi Rp 8 ribu. Menurut Adi, Soto Bok Ijo Tamanan sangat berbeda jika dibandingkan soto pada umumnya. Menurutnya, Soto Bok Ijo Tamanan menggunakan santan dan lauknya memakai irisan ayam kampung. Jika lauknya masih terasa kurang, pembeli bisa kembali memesan hidangan ayam bakar yang dijual dengan harga bervariatif.

Ayam Bakar Bok Ijo untuk paha dijual Rp 7 ribu, ati empat biji Rp 22 ribu, sayap empat biji Rp 17 ribu. Jika dipadukan,  menu Soto Bok Ijo Tamanan dengan ayam bakar kenikmatan citra rasanya terasa klop dilidah. Ditambahkan Adi, jika hari biasa buka pada 08.00-01.00 dini hari, stok ayam yang disediakan mencapai 60 ekor per hari. Tetapi khusus momen lebaran stok ayam bakar sudah dipersiapkan kisaran 200 ekor.

Para pemudik yang biasa mampir ke wisata kuliner Soto Bok Ijo Tamanan, biasanya berasal dari luar daerah seperti, Surabaya, Jawa Tengah, Jakarta bahkan luar pulau sekali pun. Biasanya mereka datang ke Kediri untuk bersilaturahmi ke sanak saudaranya, sekaligus mencicipi masakan khas Kota Kediri.

Sekedar informasi, Soto Bok Ijo ini sudah melegenda sejak 1969. Dikenal dengan sebutan Soto Bok Ijo karena lokasi berjualanya dulu disekitar Bok Ijo atau jembatan hijau. Kini lokasinya sudah berubah menjadi pertigaan disamping Terminal Tamanan Kota Kediri. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.