Pemkot Kediri Tak Berikan Izin Tempat Wisata Buka saat Lebaran

Yovie Wicaksono - 16 May 2020
Goa Selomangleng Kediri di tutup sementara akibat mewabahnya virus corona. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri pastikan tidak akan memberikan izin buka terhadap sejumlah tempat hiburan maupun lokasi objek wisata selama Idulfitri nanti.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Nur Muhyar mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih belum ada wacana ke arah sana. Ia mengatakan, yang lebih diprioritaskan saat ini oleh pemerintah adalah menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat, seperti Perda pangan sembako dan lainnya yang dirasa penting bagi masyarakat.

“Yang diutamakan adalah menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, seperti Perda pangan sembako kemudian tentang hal-hal pokok. Menyangkut tentang kepariwisataan masih belum ada pelonggaran,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala Disperindag ini, Sabtu (16/5/2020).

Sebaliknya, pihaknya berencana memberikan kelonggaran pada pemilik usaha restoran untuk tetap bisa melayani konsumen makan ditempat, namun tentunya harus sesuai dengan protokol kesehatan. Seperti penerapan jaga jarak, berani menolak kedatangan pengunjung yang tidak memakai masker, serta memberlakukan aturan bagi siapapun untuk selalu cuci tangan.

“Yang non hiburan kita sedang bahas, berharap bisa kita longgarkan sehingga rencananya bisa kita buka kembali. Tetapi dengan syarat sesuai protokol kesehatan. Artinya harus berani memakai masker dan berani menolak pengunjung yang tidak memakai masker, cuci tangan dan tetapkan physical distancing (jaga jarak). Artinya jika ada bangku yang disediakan untuk pengunjung paling tidak jumlahnya 50 persen,” pungkasnya.

Ia berharap, dengan adanya ketentuan yang sudah ditetapkan nantinya bisa mengedukasi masyarakat tentang pola hidup masyarakat.

Nur Muhyar menilai, meski pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menentukan kebijakan sendiri yang bersifat lokal tetapi harus tetap terintegrasi dengan Pemerintah pusat mengingat  pandemi Covid-19 ini menjadi persoalan bersama. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.