Pelonggaran Aktivitas Picu Respon Positif Pelaku Usaha, Armuji : Ini Momen Baik

Yovie Wicaksono - 22 March 2022
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Kasus harian Covid-19 di wilayah Jawa-Bali diklaim telah menurun drastis. Pemerintah Pusat, kini menyiapkan sejumlah strategi transisi menuju endemi.

Angka penurunan tak hanya terjadi dari sisi kasus harian Covid-19 semata. Melainkan juga dari sisi keterisian tempat tidur/bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit, serta angka kematian. Bahkan, kini angka kesembuhan terus merangkak naik.

Atas dasar itu, pemerintah kembali menetapkan sejumlah kabupaten/kota Jawa-Bali masuk dalam kategori PPKM level 2, termasuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Di Kota Surabaya sendiri dalam lima hari terakhir Pertambahan angka kasus positif berada dibawah 200 kasus harian. Pada 16 Maret terdapat 185 kasus, 17 Maret 143 kasus, 18 Maret 165 kasus, 19 Maret 109 kasus, 20 Maret 103 kasus.

Terkait hal tersebut, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebutkan berbagai pelonggaran aktivitas masyarakat tidak berarti harus melonggarkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan.

“Momen baik untuk menggenjot kembali perekonomian, apalagi dalam waktu dekat masuk bulan Ramadan,” kata Armuji, Senin (21/3/2022).

Adapun berbagai kelonggaran yang dimaksud diantaranya adalah tidak ada lagi kewajiban PCR dan antigen sebagai syarat perjalanan, bebas karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri, pengurangan waktu karantina jemaah umrah dan penonton kompetisi olahraga hadir fisik.

Pelonggaran persyaratan perjalanan tidak membuat prokes hilang. Ia mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan prokes 3M dan 5 M. Masyarakat juga diharapkan selalu menggunakan PeduliLindungi bila beraktivitas.

“Sentimen positif terhadap geliat ekonomi perlu didorong bersama lintas sektor sehingga pembangunan kota Surabaya juga berjalan lancar,” tegas Armuji. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.