Pelatihan Jurnalisme Penyandang Disabilitas 

Yovie Wicaksono - 20 November 2019
Pelatihan Jurnalisme dan Advokasi Desa di Kabupaten Malang, Rabu (20/11/2019). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Malang – Lingkar Sosial (Linksos) Indonesia menggelar pelatihan Jurnalisme dan Advokasi Desa yang melibatkan anggota Desa Inklusi, para Ketua Kelompok Difabel Desa (KDD), serta anggota Kelompok Kerja (pokja) pemuda dari berbagai kota di Kabupaten Malang, Rabu (20/11/2019).

Ketua Linksos, Kertaning Tyas mengatakan tujuan digelarnya acara tersebut adalah untuk menguatkan kapasitas para peserta terkait  jurnalistik.

“Agar teman-teman mampu untuk mencari informasi, mengolah data, kemudian menginformasikan kepada masyarakat maupun pemerintah secara benar sehingga ada dukungan dari luar,” katanya.

Diharapkan melalui kegiatan ini para peserta mampu menggunakan media sebaik mungkin, terutama media sosial.

“Kami harapkan teman-teman mampu menggunakan media sebaik-baiknya, terutama media sosial. Agar mereka bisa memanfaatkan itu dengan baik, dengan mempublish kisah-kisah harian, kegiatan pokja atau mungkin kiat-kiat sederhana penanganan ABK melalui medsos masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, para peserta dapat belajar maupun mengembangkan tulisannya melalui wadah yang dimiliki Linksos yakni lingkarsosial.org.

Ken menambahkan, media memiliki kontribusi besar dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah termasuk pemahaman masyarakat terkait disabilitas.

“Saya pernah membuat riset kecil masalah orang dengan gangguan jiwa, ternyata penggunaan kata gendeng, gila dan sebagainya itu lebih banyak digunakan oleh media. Disini kita berusaha mendorong peran serta media,” katanya.

Ken meyakini hubungan baik antara kelompok difabel dengan media akan menjadi sebuah kekuatan yang besar dan sehat, karena masing-masing memberikan kontribusi.

Sementara itu, Munawaroh salah satu peserta pelatihan asal Kediri mengatakan,” Saya dapat ilmu baru tentang bagaimana cara menulis sesuai dengan kaidah yang ada sehingga mampu menyuarakan apa yang menjadi hak disabilitas.”

Sekedar informasi, pelatihan jurnalistik ini pertama kali digelar oleh Linksos dengan menghadirkan tim dari Super Radio sebagai pemateri. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.