ODGJ di Kediri Jalani Rapid Test, Sebelum Dibawa ke RSJ Lawang

Yovie Wicaksono - 15 May 2020
Salah satu ODGJ di Kediri, Liana. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Polsek Ngadiluwih Kabupaten Kediri berikan perhatian terhadap nasib tiga warganya yang mengalami gangguan jiwa.  Bentuk perhatian ini diberikan berupa pemberian makanan, baju, maupun dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang untuk segera mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Ngadiluwih AKP Muklason mengatakan, temuan dari anggota Bhabinkamtibmas di lapangan  menyebutkan, ada tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang perlu mendapatkan perhatian. Laporan ini diterimanya dari masyarakat secara langsung.

Dari tiga orang yang menderita gangguan jiwa, satu diantaranya sudah dibawa pulang dari RSJ Lawang Malang dan kini harus menjalani rawat jalan. Sementara dua lainnya menyusul akan dibawa ke sana juga.  Dua ODGJ yang akan dibawa ke RSJ Lawang diantaranya adalah Kaswan (50).

Menurut Muklason, Kaswan sudah lama mengalami depresi dan pernah berobat di salah satu rumah sakit yang ada di Nganjuk, Jawa Timur. Kini Kaswan tinggal bersama kakak perempuannya bernama Sayumi di Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Kaswan mengalami depresi lantara gagal menikah dengan perempuan yang dicintainya. Meski terkadang mengamuk, namun Kaswan masih bisa diajak berkomunikasi.

“Sudah lama dia mengalami depresi sekitaran 10 tahun, oleh anggota Bhabinkamtibmas saya selalu dikontrol diberikan makanan. Kalau disuapin oleh anggota Bhabinkamtibmas dia selalu mau dan bersedia diajak ngobrol. Karena keterbatasan biaya dari pihak keluarga, ia ditempatkan di rumah sampai sekarang,” ujar mantan Kasubag Humas Polres Kediri ini.

Selain Kaswan, rencananya  petugas Polsek Ngadiluwih bersama dinas terkait melakukan rapid test terhadap ODGJ bernama Liana (36), warga Desa Slumbung, Kamis (14/5/2020).

Jika dibandingkan dengan Kaswan, nasib yang menimpa Liana lebih buruk. Sebelumnya  ia harus menjalani hidupnya dengan kaki dirantai (dipasung).

“Kemarin dikasih baju sama anggota saya dia nggak mau, Sekarang dikasih sarung akhirnya bersedia dipakai,” katanya.

Selama ditemui, Liana sangat sulit diajak berkomunikasi. Jika hasil rapid rest besok dinyatakan negatif, kedua ODGJ tersebut nantinya akan dibawa ke RSJ Lawang Malang bersama  Dinas Kesehatan diantar petugas Polsek Ngadiluwih.

“Kalau rapid test lebih cepat, swab kan hasilnya lama. Kalau hasilnya negatif langsung kita bawa ke RSJ Lawang Malang,” kata Muklason. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.