MPLS Santa Maria Surabaya Dibuka dengan Prosesi “Pohon Serviam”

Rudy Hartono - 14 July 2026
Proses simbolis penanaman pohon serviam yang dilakukan oleh kepala sekolah bu ike dan jajaran pihak yayasan paratha (foto: vico wildan/superradio.id)

SR, Surabaya – Yayasan Paratha Bhakti Kampus Santa Maria Surabaya resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026). Bertempat di halaman kampus, ribuan peserta didik dari jenjang Kelompok Bermain (KB), TK, SD, SMP, hingga SMA mengikuti upacara pembukaan yang dikemas secara inspiratif melalui prosesi penanaman “Pohon Serviam” sebagai simbol pendidikan karakter yang kokoh.

Mengusung tema “Berakar dalam Nilai, Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah dalam Semangat SERVIAM”, kegiatan ini dirancang untuk membangun fondasi karakter yang menjadi ciri khas pendidikan Ursulin. Pohon mangga dipilih menjadi pusat prosesi karena memiliki filosofi mendalam tentang pertumbuhan manusia yang seimbang antara akar nilai yang kuat dan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Ketua II Yayasan Paratha Bhakti, Sr. Hilda Sri Purwaningsih, OSU, menjelaskan makna mendalam di balik simbolisme tersebut bagi seluruh warga sekolah.“Bibit pohon mangga dipilih karena memiliki banyak manfaat. Akarnya kuat, pohonnya dapat tumbuh besar, dan daunnya lebat sehingga memberi keteduhan dan kesejukan,” ujar Sr. Hilda.

Menurutnya, prosesi ini adalah gambaran harapan lahirnya generasi yang beriman, berkarakter, dan siap melayani sesama sesuai semangat Serviam.

Dalam pelaksanaannya, setiap jenjang pendidikan memiliki peran spesifik yang menggambarkan tahapan perkembangan siswa. Siswa KB dan TK menambahkan tanah sebagai lambang fondasi nilai kehidupan, sementara siswa SD menyiram pohon sebagai simbol kasih dan semangat belajar. Selanjutnya, siswa SMP menaburkan pupuk sebagai lambang pembinaan disiplin dan tanggung jawab, serta diakhiri oleh siswa SMA yang memasang papan nama pohon sebagai simbol identitas dan panggilan untuk terus menghasilkan buah kebaikan.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Pelajaran 2026/2027 diikuti ribuan peserta didik dari jenjang Kelompok Bermain (KB), TK, SD, SMP, hingga SMA mengikuti upacara pembukaan Senin (13/7/2026). (foto: vico wildan/superradio.id)

Kepala SD Santa Maria Surabaya, Yunitha Ike Christyowati, M.Pd, menegaskan bahwa visi sekolah melampaui sekadar prestasi di dalam kelas.

“Pendidikan di Santa Maria tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, hidup dalam kasih, dan siap melayani masyarakat,” tandasnya. Penegasan ini menggarisbawahi komitmen sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang humanis dan ramah anak.

Pengalaman bermakna ini turut dirasakan oleh para siswa baru, salah satunya Brigita Alessandra Padmarini, yang baru saja bergabung di SMA Santa Maria Surabaya. Ia mengaku merasa bangga dan tenang menjalani hari pertama sekolah karena lingkungan yang suportif.

“Suasana belajar di sekolah nyaman dan menyenangkan. Guru-gurunya juga ramah dan sabar sehingga kami bisa bertumbuh bersama dalam kasih,” ungkap Brigita.

Rangkaian pembukaan MPLS ini ditutup dengan aksi kolaboratif antara pihak yayasan, kepala sekolah, dan perwakilan orang tua melalui penyiraman pohon bersama sebagai simbol sinergi dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Selain itu, seluruh siswa diajak mengikuti Gerakan 6 Nilai Dasar Ursulin yang menanamkan nilai integritas, keberanian, ketangguhan, persatuan, totalitas, hingga pelayanan sebagai bekal utama mereka di tahun ajaran baru.(js/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.