Meriah, Beat The Sugar Run UKWMS Ajak Gen-Z Peduli Bahaya Diabetes
SR, Surabaya – Event lari 5kilometer bertajuk “Beat The Sugar Run” inisiasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) sukses digelar pada Minggu (30/11/2025).
Event olahraga yang menjadi project mata kuliah pengelolaan event Fakultas Ilmu Komunikasi itu tampak dipadati ratusan peserta.
Koordinator acara Beat the Sugar Run, Christabel Jeslyn mengatakan, total sekira 400 peserta ikut memeriahkan acara. Nama Beat the Sugar Run juga berasal dari keresahan mereka pada meningkatnya jumlah anak muda terjangkit diabetes.
Seperti diketahui, melansir survei kesehatan indonesia (SKI) 2023, satu dari 9 orang dinyatakan mengidap diabetes. Prevalensinya sudah menembus lebih dari 11 persen. Banyak muncul di usia 20, 30, bahkan di bawah 20 tahun.

Atas hal ini, pihaknya memutar otak. Membuat kegiatan yang banyak digandrungi anak muda sekaligus kampanye hidup sehat. Mengajak para Gen-Z menjaga gula darah, dan beralih ke gaya hidup yang lebih sehat.
“Acara hari ini tuh tentang Beat The Sugar Run kita ambil isu diabetes kita sadari gen z banyak konsumsi gula, kita beri awareness itu,” ucapnya saat ditemui di sela acara.
Kegiatan pun berlangsung meriah. Diwarnai games menarik, senam bersama, doorprize, dan awarding lomba short movie jenjang SMA/SMK sederajat dengan topik yang sama yakni diabetes.
“Ada juga game fact and dare, dan game lain. Kita pilih 3 juara lomba short movie, hadiahnya ada piala, uang, dan beasiswa,” sebutnya.
Tak berhenti di sini. Pihaknya berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan untuk menyebarkam hal positif ke masyarakat luas. “Kita juga ingin mempunya efek berkepanjangan, undang KOL artis dam NGO seperti Plato yang kita undang sekarang,” tuturnya.
Acara pun mendapat sambutan positif banyak pihak. Salah satunya dari finisher pertama kategori 5 kilometer Akhmad Romadhoni (22). Pria yamg berhasil finish di 19 menit 43 detik itu mengaku senang. Ia berharap UKWMS mengadakan acara seperti ini lagi.

“Persiapannya makan roti dua sama vitamin C, tadi di pace 3. Menurut saya ini sangat baik, kalau pengen podium terus latihan semangat, pola tidur dijaga,” ucapnya.
Hal serupa diungkapkan pemenang short movie, Farhan Agnandika (17). Perwakilan kelompok D’Skematic SMK Ketintang Surabaya itu tak menyangka project yang mengisahkan konflik sepasang kekasih dengan dua kecanduan berbeda yakni rokok dan gula itu mampu memenangkan kompetisi.
Capaian ini membuatnya makin semangat mengasah kemampuan di bidang film. “Pembuatannya susah tapi buat kita tetap semangat. Semoga UKWMS semakin jaya tetap semangat, ciptakan event lagi kita akan ikut,” ucapnya dengan semangat. (hk/red)
Tags: diabetes, Gen z, lari, olah raga, superradio.id, ukwms
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





