Langka! 4 Anak Harimau Sumatera Lahir di Taman Safari Prigen
SR, Pasuruan – Taman Safari Indonesia (TSI) II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, terus melakukan program konservasi satwa langka. Sebanyak empat ekor anak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) lahir dengan selamat.
Vice President Life Sciences TSI Grup, drh. Bongot Huaso Mulia, menjelaskan bahwa empat anak harimau tersebut lahir dari pasangan indukan bernama Praja dan Dini pada 23 Maret 2026 lalu.
Berdasarkan pemeriksaan, empat hewan yang lucu itu berjenis kelamin tiga ekor jantan dan satu ekor betina. “Kelahiran ini langsung kami catatkan secara resmi dalam Berita Acara Kelahiran Hewan Yang dilindungi sebagaimana diatur,” kata Bongot, Rabu (3/6/2026).
Lebih lanjut, dia menjelaskan momen kelahiran tersebut merupakan kali kedua bagi indukan Dini melahirkan di TSI Prigen. Sebelumnya, Dini telah melahirkan dua anak harimau sumatera yang diberi nama Isyana dan Aura. “Ini bukti nyata dari pengelolaan satwa yang baik serta program breeding (pengembangbiakan) konservasi yang dilakukan secara berkelanjutan karena hasil maksimal,” ujar Bongot.
Menurut dia, saat ini kondisi indukan dan keempat anak harimau dalam keadaan sehat dan normal. Pihak TSI Prigen juga memilih untuk membiarkan proses perawatan anak-anak harimau tersebut berjalan sealami mungkin seperti di habitat asal. “Kami mengutamakan anakan harimau ini kita motivasi untuk dapat dirawat oleh induknya, nah kita bilang itu natural care,” ungkapnya.
Menurut Bongot, metode natural care atau perawatan alami ini sangat penting untuk masa depan satwa itu sendiri. Dengan membiarkan induk merawat sendiri bayinya, insting indukan harimau betina tersebut akan tetap terasa dengan baik, sehingga berdampak positif untuk masa kehamilan berikutnya.
Berdasarkan catatan TSI II Prigen, Harimau Sumatera merupakan subspesies harimau terakhir yang dimiliki Indonesia setelah punahnya Harimau Jawa dan Harimau Bali. Saat ini, statusnya berada dalam kategori Kritis (Critically Endangered) berdasarkan daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Populasi mereka di alam liar terus menyusut akibat berbagai ancaman serius, mulai dari kehilangan habitat asli, konflik dengan manusia, hingga maraknya perburuan ilegal. “Oleh karena itu, kehadiran empat anak harimau baru ini menjadi angin segar dan harapan baru dalam upaya pelestarian spesies tersebut dari kepunahan,” pungkasnya. (*/ant/red)
Tags: harimau Sumatera, superradio.id, taman safari indonesia ii prigen
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





