Menyatukan Keberagaman Lewat Pameran Cross Musea “Ke-bhineka-an”

Yovie Wicaksono - 23 September 2022
Museum Daerah Lumajang membawa koleksi Topeng Kaliwungu pada Pameran Cross Musea "Ke-bhineka-an". Foto : (Super Radio/Afriyan)

SR, Surabaya – Puluhan koleksi menarik dari beberapa museum yang ada di Jawa Timur (Jatim) dihadirkan dalam Pameran Cross Musea “Ke-bhineka-an” di Museum Dr. Soetomo Surabaya pada 21-23 September 2022.

Pameran tersebut menampilkan koleksi dari empat museum yakni Museum Blambangan Kabupaten Banyuwangi, Museum Daerah Kabupaten Lumajang, Museum Panji Kabupaten Malang dan Museum Mandhilaras Kabupaten Pamekasan.

Dengan mengusung “Mengenal Koleksi Museum Menyatukan Keberagaman”, pameran ini memperkenalkan masyarakat akan corak kebhinekaan dalam dunia permuseuman yang diharapkan dapat membangun rasa kebhinekaan. 

“Karena orang datang ke museum bisa mengetahui tentang koleksi, sejarah, dan budaya. Akhirnya bisa mencintai budaya dan bisa mencintai keberagaman yang ada di Indonesia,” ujar panitia pameran sekaligus staf kurator Museum 10 November Surabaya, Agus, Jumat (23/9/2022).

 

Adapun beberapa koleksi yang dipamerkan diantaranya adalah foto bersejarah, topeng, uang kuno, Al-Quran kuno, hingga alat dapur tradisional. Total ada sekira 20 koleksi dari beberapa museum daerah yang dihadirkan.

Pada kesempatan tersebut, Museum Daerah Lumajang membawa koleksi Topeng Kaliwungu, yang diambil dari nama sebuah desa yang ada di Kecamatan Tempe, Lumajang. 

“Pada tahun 2021 Tarian Topeng Kaliwungu ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” kata Yono, salah satu peserta dari Museum Daerah Lumajang.

Selanjutnya dari Museum Panji Malang menghadirkan Al-Quran kuno yang terbuat dari kertas Eropa. Kitab suci ini dibuat dari periode Kesultanan Mahmud Syah pada tahun 1760 Masehi dengan ciri khas pada sisi seni ukir dan gaya penulisannya. (Af/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.