Menteri PPPA Apresiasi Pemkot Surabaya Atasi Masalah Anjal

Yovie Wicaksono - 8 December 2019
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati bersama Fikri. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati melakukan kunjungan kerja di Kota Surabaya guna melihat dan mendengar aspirasi masyarakat agar nantinya mampu menghadirkan program yang tepat dan sesuai dengan kondisi dilapangan.

“Saya ini kan baru di Kementerian PPPA, nah diawal-awal bulan pertama ini tentu saya harus melihat, banyak mendengar, apa sih yang bisa kita kerjakan terhadap pemberdayaan perempuan, terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan anak. Salah satunya saya datang ke Surabaya untuk melihat potensi tersebut,” ujar Bintang saat mengunjungi Kampung Anak Negeri, Wonorejo Timur, Surabaya, Minggu (8/12/2019).

Dalam kunjungannya, Bintang mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memberikan penanganan secara menyeluruh kepada anak-anak jalanan (anjal) maupun anak-anak bermasalah yang ada di Kampung Anak Negeri.

“Kami mengapresiasi Kampung Anak Negeri ini, disini kita melihat suatu pola dan konsep pembinaan anak-anak dari hulu hingga hilir, dimana pendidikan itu diperhatikan, kemudian terkait dengan minat, bakat dan prestasi anak juga dikembangkan,” imbuhnya.

Perhatian Pemkot Surabaya kepada anjal maupun anak bermasalah dalam hal pendidikan tersebut dilihat dari adanya fasilitas sekolah yang diberikan sesuai dengan usia anak, fasilitas kejar paket serta sekolah khusus untuk pengembangan bakat anak.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga memberikan pelatihan kewirausahaan sebagai bekal anak-anak tersebut agar mampu mandiri selepas keluar dari asrama Kampung Anak Negeri.

“Satu hal yang menarik, mereka baru dilepas ketika mereka sudah dapat kerja, sudah bisa mandiri. Selama disini juga mendapat pelatihan kewirausahaan. Beberapa anak saya lihat sudah melakukan usaha, seperti ayam geprek, sinom, jamu dan sebagainya itu sudah suatu hal yang luar biasa,” ujarnya.

Bintang mengatakan, hasil kunjungan tersebut akan dikaji kemudian dikembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi di setiap daerah. Pihaknya berharap, masing-masing daerah memiliki program yang mampu mendukung kebijakan pemerintah pusat agar terjadi sinergitas dalam menyelesaikan permasalahan perempuan dan anak.

Selama kunjungan, Bintang menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan 35 anak yang tinggal disana. Salah satunya dengan Fikri yang beryanyi menggunakan ukulele berwarna biru. Selain itu, Fikri yang bercita-cita sebagai Polisi pun menunjukkan kemampuan baris berbarisnya di hadapan Bintang.

“Kedatangan Bu Menteri ini kami harapkan mampu memberikan motivasi kepada kami, Pemerintah Kota Surabaya dan anak-anak disini agar giat belajar, berlatih keterampilan, sehingga nanti saat sudah lepas dari asrama anak-anak mampu mandiri,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Suharto Wardoyo. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.