Lukisan Semua Orang Itu Guru Digelar di AJBS

Yovie Wicaksono - 9 March 2020
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, saat menghadiri pembukaan pameran karya Yayak Yatmaka yang bertemakan Semua Orang Itu Guru di Galeri AJBS Surabaya, Minggu (8/3/2020). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Sebanyak 130 lukisan karya Yayak Yatmaka bertemakan Semua Orang Itu Guru dipamerkan di Galeri AJBS Surabaya.

Pameran tunggal tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, Minggu (8/3/2020).

“Pameran kali ini, lukisan yang dipamerkan khusus bergambar orang. Dan orang yang saya gambar dalam lukisan saya adalah orang yang pada mereka saya berguru. Saya minta dan harap, kita bisa berguru dari lukisan yang ada di dalam,” kata Yayak.

Dalam pameran tersebut, Yayak menghadirkan potret kondisi kehidupan, perasaan dan penderitaan rakyat pada masa awal orde baru dan reformasi hingga saat ini yang ia rekam sejak tahun 1990 hingga 2020. Bagi Yayak, tugas pelaku seni rupa adalah terus menggambar dan mencatat peradaban di masa hidupnya.

Yayak Yatmaka menunjukkan karya Poster Kalender Hasil dari Desain Tanah untuk Rakyat akhir 1990 untuk kalender 1991. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

“Poster Kalender Hasil dari Desain Tanah untuk Rakyat akhir 1990 untuk kalender 1991 ini yang mendasari saya untuk selalu dan seterusnya menggambarkan kondisi rakyat. Dalam karya itu saya menggambarkan seluruh konflik yang ada di seluruh Indonesia dalam bidang agraria dan semua tempat itu ada yang mati dibunuh, mereka disiksa karena mempertahankan Tanah Air,” ujarnya.

Bahkan, poster tersebut kemudian dilarang oleh Kejaksaan Agung untuk disebarluaskan di seluruh Indonesia pada Maret 1991.

“Aliran lukisan ini tidak biasa di Indonesia. Yayak ini mewakili realisme sosialis yang ia ekspresikan dengan warna yang lebih ramai sehingga kesan kerasnya itu berkurang. Dan dibelakang lukisan Yayak itu ada pesan, bukan hanya indah dan menarik,” ujar Rizal Ramli.

Sekedar informasi, pameran tersebut akan berlangsung pada 9 – 22 Maret 2020, pukul 10.00 – 21.00 WIB. Selain itu juga akan digelar workshop melukis dan cukil kayu temu kerakyatan kolektif, serta bincang seni dan diskusi. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.