Longsor Tutup Jalur Ponorogo–Pacitan, Lalu Lintas Buka Tutup

Rudy Hartono - 16 April 2026
Upaya evakuasi material longsor berupa tanah dan lumpur serta kayu yang menutup bahu jalan penghubung Ponorogo–Pacitan. (net)

SR, Ponorogo — Longsor menutup sebagian jalur nasional Ponorogo–Pacitan di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Material tanah, lumpur, dan kayu dari tebing setinggi sekitar 35 meter ambrol hingga menutup badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas. “Jalur kita buka tutup sementara karena longsor menutup setengah badan jalan,” ujar Kapolsek Slahung AKP Pitoyo di lokasi kejadian, Rabu (15/4/2026).

Pitoyo menjelaskan, longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Perhutani petak 56, Desa Wates. Peristiwa tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo sejak Selasa (14/4/2026) malam hingga Rabu dini hari.

“Longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tepatnya di Desa Wates, Kecamatan Slahung,” katanya.

Ada 9 Titik Longsor

Camat Slahung Nurhuda mengatakan, terdapat sembilan titik longsor di sepanjang jalur nasional Ponorogo–Pacitan. Menurut dia, titik longsor terparah berada di wilayah Desa Wates. “Terdapat sembilan titik longsor di sepanjang jalur nasional tersebut. Kondisi ini menunjukkan tingginya risiko bencana saat curah hujan tinggi,” ujarnya. Saat ini, petugas gabungan dari BPBD Ponorogo, Polsek Slahung, Koramil Slahung, dan Damkar masih melakukan pembersihan material longsor.

Pembersihan direncanakan menggunakan alat berat agar jalur bisa segera dilalui kendaraan. “Kami sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk mendatangkan alat berat. Sementara Damkar dan BPBD melakukan penyemprotan jalan,” kata Pitoyo. Petugas masih terus berupaya membersihkan endapan material longsor agar arus lalu lintas kembali normal.  (*/ant/red)

 

 

 

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.